Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keluarga kehilangan sosok Endah, putri cerdas, supel dan penyayang

Keluarga kehilangan sosok Endah, putri cerdas, supel dan penyayang Peter Lynch dan pacarnya Endah Cakrawati. ©perthnow.com

Merdeka.com - Sebuah pesawat amfibi jatuh di Kota Perth, tepatnya di Sungai Swan, Australia, pada Rabu sore waktu setempat. Insiden itu menewaskan pilot Peter Anthony Lynch (52) dan istrinya asal Indonesia, Endah Cakrawati (30).

Endah diketahui putri pertama Kosim, warga Kecamatan Kramarwatu, Kabupaten Serang, Banten. Endah merupakan runner-up Enong Banten (putri Banten).

Keluarga syok mendengar kabar duka cita itu. Di mata keluarga, wanita rambut panjang itu adalah anak cerdas dan supel dalam bergaul.

"Endah itu anak saya yang pertama, sangat sayang sama keluarga, sayang sama bapaknya saya, sama ibunya. Orang setia tidak pernah bohong. Orangnya cerdas pintar. Orang lain tidak bisa, tapi dia bisa. Saya sebagai bapaknya juga salut, dia pintar," ujar Kosim saat ditemui di rumah duka di Keramatwatu, Kabupaten Serang, di Banten, Jumat (27/1).

orang tua endah cakrawati

Sebelum tinggal di Australia dengan suaminya Peter Anthony, Endah pernah menetap di Jakarta. Dia bekerja di sebuah perusahaan tambang.

"Di sana ikut suami, Tadinya kerja di Jakarta. Nikah sama peter warga Australi dan ikut tinggal di sana," jelasnya.

Setelah mendengar kabar tewas putrinya, keluarga Endah segera terbang ke Australia pada Senin besok. Dia berharap bantuan dari pemerintah agar kepulangan jenazah Endah dipermudah.

endah cakrawati

"Karena saya diperintahkan ke Australia menjemput jenazah. Tolong dibantu dan dipermudah oleh pemerintah. Saya meminta tolong kepada pemerintah agar membantu pemulangan jenazah putri saya," sambung Kosim.

Pantauan merdeka.com di rumah duka, sudah dipenuhi kerabat dan tetangga yang datang untuk mengucapkan bela sungkawa.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP