Kelompok gay di Depok suka nongkrong di pusat keramaian

Jumat, 12 Oktober 2018 21:25 Reporter : Nur Fauziah
Kelompok gay di Depok suka nongkrong di pusat keramaian Ilustrasi homoseksual. ©Shutterstock/William Perugini

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengakui ada warganya yang memiliki perilaku seks menyimpang penyuka sesama jenis. Menurutnya, Pemkot Depok sudah melakukan upaya pencegahan mulai dari sosialisasi sampai penguatan fungsi keluarga. Namun karena kelompok tersebut tertutup, maka para pecinta sesama jenis ini sulit terjamah.

"Perilaku seks menyimpang atau salah satunya gay, kalau ada ya memang ada. Mereka berada di tempat khusus yang tidak bisa kita akses. Kan sifatnya mereka ini rahasia, tidak terbuka paling hanya sesama kelompok mereka. Beda dengan komunitas yang positif, seperti misalnya komunitas burung, olahraga, itukan ilustrasi sederhananya begitu," kata Pradi kepada wartawan, Jumat (12/10).

Dia tidak menyebut secara detail di mana tempat yang dimaksud, hanya saja dikatakan bahwa pusat keramaian menjadi salah satu yang dituju kelompok perilaku menyimpang ini. Kondisi ini menjadi hal yang harus diselesaikan pihaknya. "Yang jelas enggak mungkin juga mereka milih di hutan," sebutnya.

Diakui dia, untuk mengentaskan hal ini sangat diperlukan sinergi banyak pihak. Menurutnya, peranan keluarga menjadi penting. Mengingat keluarga menjadi dasar bagaimana seseorang terbentuk. "Ini kita bicara keimanan. Bentang dasarnya adalah peran orang tua untuk membentengi keluarga. Kami juga mengimbau tempat-tempat umum untuk bisa kooperatif, memberikan informasi untuk kita ajak sharing," paparnya.

Kendati mengakui adanya kelompok perilaku menyimpang di Depok, namun dirinya tidak tahu pasti berapa jumlahnya. Dia berpesan agar keluarga menjadi pondasi yang kuat untuk generasi Milenial. "Harapan kami tentu jangan sampai bertambah. Jadi peranan keluarga sangat diperlukan dalam hal ini," pungkasnya. [cob]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini