Kejati Usut Dugaan Korupsi Pembelian Surat Berharga Bank Sumut

Rabu, 15 Mei 2019 00:03 Reporter : Abdullah Sani
Kejati Usut Dugaan Korupsi Pembelian Surat Berharga Bank Sumut Korupsi. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara saat ini sedang menangani penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembelian surat berharga Medium Team Notes (MTN) oleh PT Bank Sumut milik PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (PT SNP).

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian mengatakan, pembelian itu atas surat penawaran dari MNC Securitas selaku agen yang tidak sesuai ketentuan SK Direksi PT Bank Sumut pada 2017 dan 2018 sebesar Rp177 Miliar.

"Jadi pembelian itu melalui 3 tahap. Tahap I sebesar Rp52 Miliar pada Oktober 2017, tahap II sebesar Rp75 Miliar pada Februari 2018, tahap III sebesar Rp50 Miliar di bulan April 2018. Sehingga total menanamkan uang Rp177 Miliar," katanya, Selasa (14/5).

Dia menjelaskan, PT Sunprima Nusantara Pembiayaan merupakan adalah anak perusahaan dari PT Columbia yang bergerak di bidang Elektronik, Furniture dan Peralatan Rumah Tangga. Pembelian surat berharga itu merugikan uang bank plat merah tersebut.

"Kasus ini sudah proses penyidikan, tapi belum ada tersangka. Sudah 15 orang telah dimintai keterangannya sebagai saksi," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Sumanggar, penyidik telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah dokumen terkait dengan pembelian surat berharga tersebut.

"Dalam waktu dekat akan ditetapkan tersangka setelah pemeriksaan saksi," tutupnya. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Korupsi
  2. Medan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini