Kejati Jateng Tangkap Buronan Kasus Korupsi hingga Pencabulan Anak

Sabtu, 10 April 2021 01:30 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Kejati Jateng Tangkap Buronan Kasus Korupsi hingga Pencabulan Anak borgol. shutterstock

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) menangkap tiga buronan sejak awal April 2021. Seorang di antaranya terpidana dalam perkara korupsi dan dua lainnya terjerat perkara pencabulan terhadap anak-anak.

"Selama April 2021 kita berhasil tangkap tiga DPO. Saya minta kepada para buronan daripada malu saat ditangkap, sebaiknya menyerahkan diri. Sebab di tahun ini kita sedang giat menangkap para buronan untuk melakukan sejumlah penyidikan," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Priyono di Semarang, Jumat (9/4).

Ketiga buronan yakni dua terpidana perkara pencabulan terhadap anak-anak, Alfian Sutadi dan AM, serta Hendro yang merupakan terpidana dalam perkara korupsi.

Alfian Sutadi ditangkap di kawasan Bekasi Utara. Sementara itu AM ditangkap di Jakarta Timur. "Untuk Hendro ini kita tangkap di rumahnya Desa Keboromo, Kecamatan Tayu. Selama ini dia berada di luar Jawa. Kebetulan saat ini dia sedang pulang ke Pati dan kami tangkap di kediamannya," jelas Priono.

Hendro masuk DPO setelah dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi saat masih menjabat sebagai Direktur PD BPR BKK Dukuhseti. "Modusnya menyalurkan kredit tidak sesuai prosedur, mengatasnamakan orang lain. Perbuatannya merugikan BPR BKK Pati senilai Rp207 juta," ujarnya.

Perkara yang menjerat Hendro sudah diputus Mahkamah Agung pada 2006. Dia dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. Sejak itu dia melarikan diri hingga akhirnya tertangkap sekitar 15 tahun kemudian.

Priono menyarankan kepada masyarakat yang mengetahui titik persembunyian para buronan, terutama yang menyangkut kasus korupsi, agar segera melaporkan ke Kejaksaan setempat.

"Untuk penanganan perkara korupsi sedang kita giatkan saat ini. Kalau mengetahui keberadaan DPO akan kita buru sampai dapat, paling tidak bisa jadi efek jera bagi pelakunya. Ini sebagai bukti nyata bila Kejaksaan tidak pandang bulu dalam menangani kasus," pungkasnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini