Kejar Target Vaksinasi 900 Ribu Warga, Wali Kota Tangsel Cegah Nakes Kelelahan

Dengan target vaksinasi sebanyak 900 ribu jiwa dalam dua bulan berjalan hingga Agustus, maka setiap hari kota Tangsel, harus memvaksin 15 ribu jiwa warganya.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Kejar Target Vaksinasi 900 Ribu Warga, Wali Kota Tangsel Cegah Nakes Kelelahan
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. ©2020 Merdeka.com

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan mampu mengejar capaian herd immunity bagi 70 persen atau sekitar 900 ribu warganya, hingga Agustus 2021 ini. Saat ini realisasi vaksinasi Covid-19 di Tangsel, baru mencapai 170 ribuan jiwa.

Wali kota Tangsel, Benyamin Davnie mengungkapkan, sebelumnya Pemkot Tangsel, ditargetkan memvaksinasi 900 ribu jiwa warganya itu hingga akhir tahun 2021. Namun, belakangan target tersebut, dimajukan dalam dua bulan ke depan atau Agustus 2021.

"Jadi 70 persen dari jumlah penduduk itu harus terbangun herd immunity-nya, oleh kami (targetnya) 900 ribu jiwa itu bulan Desember. Tapi belakangan ini kami diminta selesai pada bulan Agustus," ujar wali kota Tangsel, Benyamin Davnie dalam keterangannya, Jumat (2/7/2021).

Dengan target vaksinasi sebanyak 900 ribu jiwa dalam dua bulan berjalan hingga Agustus, maka setiap hari kota Tangsel, harus memvaksin 15 ribu jiwa warganya.

"Yang kami pikirkan adalah tenaga kesehatan, dokter vaksinatornya. 15 ribu setiap hari, termasuk Sabtu-Minggu, kapan mereka liburnya. Nah ini akan kami diskusikan lebih dalam lagi oleh teman-teman di Dinkes. Kita (juga) akan komunikasi dengan Kemenkes, tinggal pengaturan tenaga kesehatannya agar tidak lelah," jelasnya.

Dia mengakui, pada Selasa (29/6) kemarin, Pemkot Tangsel, menggelar vaksinasi massal di lima lokasi dengan target penerima vaksin sebanyak 35 ribu jiwa. Namun, realisasi pada pelaksanaan tersebut masih jauh dari harapan yang hanya menembus 24.222 jiwa.

"Hasil vaksin kemarin tanggal 29 Juni 2020, dari target 35 ribu, itu tercapai 24.222. Di BX Change ada 2.075, Teras Kota 2.823, BSD Junction 1665, UNPAM 7.459, di sport center Alam Sutera 2.650, Gereja Santo Laurensius ada 1940 dan di puskesmas 5.610," terang dia.

Kemudian, untuk warga Tangsel, yang belum tervaksinasi, Pemkot berencana akan melakukan vaksinasi massal yang kekurangannya, akan dilayani di Puskesmas.

"Kekurangan akan dilayani di puskesmas, kalau stok tersedia kita akan vaksinasi massal berikutnya," kata Benyamin.

Halaman
Rekomendasi