Kejar kucing saat bertamu, balita di Malang tewas tercebur sumur
Merdeka.com - Orang tua harusnya memberi pengawasan lebih kepada anaknya apalagi yang masih berusia di bawah lima tahun. Di Malang, seorang balita tewas tercebur sumur setelah lepas dari pengawasan orang tuanya.
Balita Muhamad Bagus Tri Setiawan (4) dievakuasi dari lubang sumur dalam keadaan sudah meninggal dunia. Korban tercebur sumur diduga lantaran mengejar seekor kucing saat bertamu bersama orangtuanya.
Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni mengatakan, korban bertamu ke rumah salah seorang kerabatnya yang punya hajat di Dusun Ketitang, Desa Pajaran, Kecamatan Poncokusumo. Korban dari rumahnya Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan bertamu bersama ibunya, Juwartini.
"Korban saat itu bermain di ruang tamu dengan tidur-tiduran bersama ibunya. Korban kemudian berlari keluar rumah mengejar seekor kucing," kata Farid Fathoni, Jumat (16/2).
Tidak seberapa lama, ibu korban mencari-cari keberadaan anaknya. Bersamaan, tidak begitu jauh dari lokasi saksi Siti berteriak-teriak minta tolong. Saksi mengaku mendengar suara benda kecebur lubang sumur.
Ibu korban pun langsung menuju sumur dan melihat sendal milik korban di sekitar bibir sumur. Seketika ibu korban berteriak meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan guna memberikan pertolongan.
Karena sumur yang begitu dalam, warga kesulitan menemukan cara untuk mengevakuasi korban. Sehingga melalui Polsek Poncokusumo segera menghubungi Satgana Palang Merah Indonesia (PMI).
"Korban berhasil dievakuasi, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia," tegasnya. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya