Kejagung Tahan Surya Darmadi, Penanganan Kasus Korupsi Rp78 T Koordinasi dengan KPK

Senin, 15 Agustus 2022 16:50 Reporter : Nur Habibie
Kejagung Tahan Surya Darmadi, Penanganan Kasus Korupsi Rp78 T Koordinasi dengan KPK surya darmadi di kejagung. ©2022 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Kejagung menahan bos PT Duta Palma Group dan Darmex Group Surya Darmadi selama 20 hari pertama untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi dalam kegiatan dilakukan PT. Duta Palma Group di Indragiri Hulu, Riau. Surya Darmadi sebelumnya menyerahkan diri setelah menjadi buronan Kejagung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, penyidik Kejagung akan berkoordinasi dengan KPK terkait penanganan kasus Surya Darmadi. KPK diketahui menangani kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau kepada Kementerian Kehutanan tahun 2014 yang menyeret Surya Darmadi sebagai tersangka pemberi suap.

"Memang iya, kita akan kerja sama dengan (KPK) karena ada perkara juga yang ditangani KPK," kata Burhanuddin di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (15/8).

2 dari 2 halaman

Kontruksi Perkara Surya Darmadi di Kejagung dan KPK

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait penyerobotan lahan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Surya Darmadi diduga merugikan keuangan negara Rp78 triliun dalam kasus ini.

Surya Darmadi tak hanya berproses hukum di Kejagung, namun Surya Darmadi juga merupakan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap terkait ‎pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau, tahun anggaran 2014.

Surya Darmadi ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama-sama dengan Legal Manager PT Duta Palma Group Suheri Terta. KPK juga menetapkan PT Palma Satu sebagai tersangka korporasi yang ikut terlibat dalam kasus ini.

Penetapan tersangka terhadap ketiga pihak tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap alih fungsi hutan Riau yang menjerat mantan Gubernur Riau Annas Maamun dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Gulat Medali Emas Manurung, serta Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Riau Edison Marudut Marsadauli Siahaan.

Surya Darmadi diduga bersama-sama Suheri Terta menyuap Annas Maamun. Suap sebesar Rp3 miliar itu diberikan terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan.

Suheri merupakan orang kepercayaan Surya Darmadi untuk mengurus perizinan terkait lahan perkebunan milik Duta Palma Group dan anak usahanya, termasuk PT Palma Satu. [gil]

Baca juga:
Pengacara Bantah Surya Darmadi Kabur Keluar Negeri
Surya Darmadi, Tersangka Kasus Korupsi Rp 78 Triliun Ditahan Kejagung
Jaksa Agung: Surya Darmadi Ingin Menyerahkan Diri Sejak Dua Pekan Lalu
Surya Darmadi, Diburu KPK Menyerahkan Diri ke Kejagung
Pengacara Sebut Surya Darmadi Tiba di Indonesia Siang Ini, Langsung ke Kejagung
Tiba di Indonesia, Surya Darmadi Langsung Dibawa Kejagung Jalani Pemeriksaan
Surya Darmadi Pulang ke Indonesia Pakai Pesawat China Airlines

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini