Kejagung Periksa 5 Saksi dari OJK Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Selasa, 28 April 2020 20:13 Reporter : Merdeka
Kejagung Periksa 5 Saksi dari OJK Terkait Kasus Korupsi Jiwasraya jiwasraya. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kali ini, tujuh orang akan dimintai keterangan. Lima di antaranya berasal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Lima di antaranya merupakan saksi-saksi yang berasal dari Otoritas Jasa Keuangan, khususnya dari Departemen Pengawasan Transaksi Efek pada periode tahun 2015-2016," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono dalam keterangannya, Selasa (28/4).

Ketujuh saksi itu adalah Kabag Departeman Pengawasan Transaksi Efek OJK, Junaedi; Deputi Direktur pada Departeman Pengawasan Transaksi Efek OJK, Ridwan; Kepala Sub Bagian pada Departemen Pengawasan Transaksi Efek OJK, Ika Dianawati Nadeak; Kepala Sub Bagian pada Departeman Pengawasan Transaksi Efek OJK, Nova Efendi; dan Deputi Direktur pada Departeman Pengawasan Transaksi Efek OJK, Muhammad Arif Budiman.

Kemudian Direktur PT Milenium Capital Management, Fahyudi Daniatmadja dan Direktur Utama PT. Treasure Fund Investama, Dwinanto Amboro.

"Dua sisanya merupakan pihak perusahaan managemen investasi yang diperiksa kembali untuk pemeriksaan tambahan atas pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup untuk pembuktian berkas perkara dugaan TPPU mau pun dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya untuk berkas perkara atas nama BT, HH, dan JHT," jelas Heri.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Kejagung telah menetapkan enam...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini