KBRI Bucharest Intensifkan Promosi Wisata Indonesia, Targetkan Peningkatan Kunjungan Turis Rumania

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan promosi wisata Indonesia di Rumania, menargetkan lonjakan signifikan jumlah turis dari negara tersebut. Upaya ini diharapkan mampu menarik lebih banyak warga R

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
KBRI Bucharest Intensifkan Promosi Wisata Indonesia, Targetkan Peningkatan Kunjungan Turis Rumania
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan promosi wisata Indonesia di Rumania, menargetkan lonjakan signifikan jumlah turis dari negara tersebut. Upaya ini diharapkan mampu menarik lebih banyak warga R (AntaraNews)

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest menegaskan komitmennya untuk secara berkelanjutan mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia di Rumania. Langkah strategis ini bertujuan untuk menarik semakin banyak wisatawan dari Rumania agar berkunjung dan menikmati pesona Indonesia. Promosi gencar ini merupakan bagian dari upaya diplomatik untuk mempererat hubungan bilateral melalui sektor pariwisata.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif KBRI dalam Romanian Tourism Fair yang berlangsung di Bucharest pada 20-23 November 2025. Keikutsertaan ini menjadi platform penting untuk memperkenalkan destinasi unggulan Indonesia kepada publik Rumania. Duta Besar RI untuk Rumania, Meidyatama Suryodiningrat, menyatakan bahwa potensi wisatawan Rumania ke Indonesia sangat besar dan perlu terus digali.

"Kehadiran Indonesia pada Romanian Tourism Fair ini juga untuk lebih meningkatkan 'people-to-people contact' dan meyakinkan warga Rumania untuk berwisata ke Indonesia," kata Duta Besar Meidyatama. Melalui interaksi langsung, diharapkan minat dan kepercayaan warga Rumania untuk memilih Indonesia sebagai tujuan liburan dapat semakin meningkat.

Upaya Promosi dan Potensi Bisnis Pariwisata

Dalam ajang Romanian Tourism Fair, KBRI Bucharest tidak sendiri. Mereka berkolaborasi dengan para pelaku industri pariwisata Indonesia, termasuk Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), untuk menghadirkan Paviliun "Wonderful Indonesia". Paviliun ini menjadi pusat informasi dan promosi berbagai destinasi wisata serta kekayaan budaya tanah air yang memukau.

Selain berfungsi sebagai sarana promosi destinasi wisata dan budaya, partisipasi dalam pameran ini juga mencatat potensi bisnis yang sangat menjanjikan. KBRI memperkirakan nilai prospektif kerja sama dan penjualan paket wisata ke Indonesia selama pameran mencapai 600 ribu dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp10 miliar. Angka ini menunjukkan tingginya minat pasar Rumania terhadap pariwisata Indonesia.

Salah satu pengunjung Paviliun Indonesia, Sorin, seorang warga Rumania, berbagi pengalamannya yang baru saja kembali dari liburan di Bali. Ia mengungkapkan keinginannya untuk kembali lagi ke Indonesia dan menjelajahi destinasi lain di Nusantara. Testimoni positif semacam ini menjadi bukti nyata daya tarik pariwisata Indonesia di mata wisatawan internasional.

Tren Kunjungan dan Dukungan Pemerintah Rumania

Data kunjungan wisatawan dari Rumania ke Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada periode Januari-September 2025, KBRI mencatat sebanyak 20.768 kunjungan wisatawan Rumania. Angka ini menunjukkan pemulihan dan pertumbuhan yang kuat setelah pandemi.

Pada tahun 2024, jumlah wisatawan Rumania yang berkunjung ke Indonesia mencapai 27.013 orang, naik 7,9 persen dari 25.031 orang pada tahun 2023. Perbandingan ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Sebagai perbandingan, pada tahun 2022, saat pandemi masih sangat terasa, jumlah kunjungan hanya mencapai 9.896 orang, menandakan pemulihan yang cepat dan efektif.

Dukungan terhadap upaya promosi pariwisata ini juga datang dari pemerintah Rumania. Pejabat Kementerian Pariwisata Rumania, Steliana Cojocariu, menyatakan kesiapannya untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pariwisata dengan Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam sektor pariwisata, dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi