Kasus Skimming di Bali Banyak Dilakukan WN Bulgaria

Rabu, 20 Maret 2019 01:05 Reporter : Moh. Kadafi
Kasus Skimming di Bali Banyak Dilakukan WN Bulgaria Pelaku skimming asal Bulgaria. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Diringkusnya komplotan empat warga negara asing (WNA) asal Rumania, menambah daftar kejahatan skimming dan ilegal akses di Bali.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali Kompol Gusti Ayu Putu Suinaci menuturkan, sejak tahun 2016 sebanyak delapan kasus skimming berhasil dibongkar. Puluhan WNA pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kalau sampai puluhan ada. Kemarin saja yang kita limpahkan sudah empat (tersangka) dan sekarang juga empat, yang dulu-dulu juga ada," kata Ayu kepada wartawan, Selasa (19/3).

Menurut Ayu, kasus skimming dan ilegal akses paling banyak terjadi di wilayah Denpasar dan tersangka paling banyak dari WNA Bulgaria.

"Paling banyak di daerah Denpasar, yang paling banyak Bulgaria dan Romania baru kali ini," ujarnya.

Untuk melakukan pencegahan kejahatan skimming dan ilegal akses, Polda Bali bekerja sama dengan pihak bank.

"Untuk pencegahannya kita kerja sama dengan pihak bank, bagaimana mereka mengamankan sistemnya. Kalau kita hanya bisa menyelidiki, karena bisa saja mereka melakukan skimming-nya di negara mana, dan melakukan ilegal aksesnya di negara mana, mereka kan organisasi crime. Dan bisa dimana saja melakukan skimming," jelasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Skimming
  3. Pembobolan ATM
  4. Denpasar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini