Kasus Perpeloncoan di Ciamis, Polisi Periksa Empat Saksi
Merdeka.com - Polisi masih mendalami kasus perpeloncoan di SMA Negeri 1 Ciamis yang membuat sejumlah siswa terluka. Polisi telah memeriksa empat orang saksi, sementara seorang korban dikabarkan masih dirawat di rumah sakit.
"Ya betul (sedang dirawat) di Rumah Sakit Pandega Pangandaran," ujar Orang tua korban perpeloncoan, Aa Amay (51), Jumat (14/1).
Dia menjelaskan, polisi sudah memeriksa anaknya dan seorang siswa lain, Kamis (13/1)."Yang datang itu ada dua anak, termasuk anak saya," sebutnya.
Kepala Seksi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena mengatakan total sudah empat orang yang diperiksa terkait dugaan aksi perpeloncoan itu. Dua di antaranya merupakan korban sedangkan dua lainnya saksi.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Soalnya masih dimintai keterangan," kata Magdalena.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan, ada tiga orang yang diduga menjadi korban perpeloncoan. Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman terkait kasus itu.
Sebelumnya, sejumlah siswa di Ciamis, Jawa Barat, diduga diplonco senior saat mengikuti kegiatan pramuka di sekolah. Salah seorang orang tua siswa yang mengetahui adanya aksi itu melaporkannya kepada Polres Ciamis, Rabu (12/1) kemarin.
Orang tua siswa yang melaporkan aksi perpeloncoan itu, Aa Amay mengatakan bahwa anaknya mengalami luka seusai mengikuti kegiatan kepramukaan di SMAN 1 Ciamis, persiapan menghadapi program Hiking Rally Ciradyka, Februari mendatang. "Jadi anak-anak latihan dulu persiapan kegiatan tersebut," jelas Amay.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya