Kasus penyiraman air keras Novel Baswedan masih gelap, ini kata Kabareskrim

Rabu, 21 Februari 2018 19:32 Reporter : Syifa Hanifah
Kasus penyiraman air keras Novel Baswedan masih gelap, ini kata Kabareskrim Novel Baswedan. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Polri sampai saat ini belum berhasil menangkap pelaku penyiraman penyidik senior KPK Novel Baswedan. Polri mengaku masih mengejar dan mencari pelaku di balik penyiraman Novel.

"Teruslah kita terus melakukan penyelidikan bukan berarti belum ketangkep terus diam. Kan dikejar juga semua kejar. Pasti satgas itu tim terus melakukan upaya penyelidikan mencari," kata Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Pol. Ari Dono Sukmanto di gedung MUI, Rabu (21/2).

Walau kejadian ini hampir satu tahun, dia memastikan tidak akan ada surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Karena dia optimis kasus ini akan terungkap terlebih Novel dikabarkan akan kembali ke Indonesia, besok, Kamis (22/2).

"Ada yang 5 tahun belum terungkap. Ya terlalu prematur kalau kita bilang sp3," ujarnya

Bahkan secara khusus dia menyampaikan permohonan maafnya terlebih pada kasus yang sudah lima tahun tapi belum bisa terungkap juga. Memang dalam kasus seperti ini, kata dia memerlukan waktu yang lama dan panjang.

"Saya mohon maaf ya, kasus-kasus demikian relatif perlu waktu untuk mengungkap peristiwa dengan modus yang seperti ini," kata dia.

Saat ini penyelidikan masih terus berjalan dan apakah akan mencari saksi baru semua masih dikembangkan. "Apa yang sudah kita kerjakan kurang kita kembangkan, pola baru, pola baru," pungkasnya. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini