Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Mata Siswi SD Ditusuk, Pengacara Korban Sebut Kepsek Halangi Penyidikan & Desak Tersangka

Kasus Mata Siswi SD Ditusuk, Pengacara Korban Sebut Kepsek Halangi Penyidikan & Desak Tersangka<br>

Kasus Mata Siswi SD Ditusuk, Pengacara Korban Sebut Kepsek Halangi Penyidikan & Desak Tersangka

Penusukan pada bagian mata membuat siswi SD alami kebutaaan dan trauma berat.


Kubu keluarga siswi SD yang matanya jadi korban penusukan dibuat geram dengan ulah kepala sekolah.

Pengacara keluarga korban mendesak agar polisi menetapkan tersangka. Kepsek dianggap telah menghalangi terbongkarnya kasus ini.

Desakan ini disampaikan oleh pengacara keluarga korban, Abdul Malik. Ia mengatakan, sang kepala sekolah diduga telah menghalang-halangi proses penyelidikan kasus yang menyebabkan anak dari kliennya mengalami kebutaan.

" loading="lazy">

"Kepala sekolah wajib jadi tersangka, karena dia menghalangi proses penyidikan," kata pengacara keluarga korban, Rabu (20/9).

Dugaan menghalangi penyelidikan karena kepala sekolah sempat menyembunyikan dan tak mau mengungkap bukti rekaman CCTV di tempat kejadian perkara.

Kasus Mata Siswi SD Ditusuk, Pengacara Korban Sebut Kepsek Halangi Penyidikan & Desak Tersangka

"Kepala sekolah itu tahu kejadian itu. Kepala sekolah tahu dan dia menutup-nutupi, CCTV nya itu tidak diaktifkan atau bagaimana, ujar pengacara.

Pengacara meminta kepolisian menindak kepala sekolah itu secara pidana karena menghalang-halangi proses hukum.

Malik juga mendorong agar penyidik melakukan analisa terhadap CCTV. Karena kabar terbaru yang ia dengar, rekaman saat waktu kejadian itu hilang atau dihapus.

“Polres Gresik ini sudah melabforkan CCTV karena ada yang hilang dari CCTV itu,” ucapnya.

Tak hanya itu, kata Malik, kepala sekolah juga terkesan menghindar melepas tanggung jawabnya dari kasus ini. Padahal, semestinya sekolah wajib menjamin ruang aman bagi anak didiknya.

Kasus Mata Siswi SD Ditusuk, Pengacara Korban Sebut Kepsek Halangi Penyidikan & Desak Tersangka

“Aturan hukumnya itu, anak ini ada di sekolah, kejadiannya ada di sekolah. Kalau kejadian di sekolah, siapa yang bertanggung jawab secara hukum? Yang bertanggung jawab adalah kepala sekolah."

Kata pengacara

@merdeka.com


Diketahui, seorang siswi sekolah dasar (SD) di Kabupaten Gresik mengalami kebutaan mata secara permanen gara-gara ditusuk menggunakan gagang tusuk cilok. Mirisnya, pelaku diduga merupakan teman satu sekolahnya yang berniat untuk memalak korban.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban yang berusia 8 tahun itu mengalami kebutaan pernanen pada mata sebelah kanannya. Kejadian itu sendiri, terjadi pada 7 Agustus lalu.

Kala itu, siswi tersebut tengah mengikuti lomba 17 agustusan yang digelar oleh guru di halaman sekolah. Namun, ia tiba-tiba didatangi dan ditarik oleh anak tak dikenal ke suatu tempat disekitar sekolahnya.


Saat itulah korban dipalak dan dimintai uang dengan paksa oleh anak yang tidak dikenal tersebut. Namun karena tidak mau menuruti, pelaku akhirnya emosi dan melakukan penganiayaan kepada korban hingga mata sebelah kanan mengalami cedera akibat ditusuk dengan menggunakan tusuk cilok.

Mengetahui peristiwa itu, orang tua korban langsung membawa putrinya ke rumah sakit Cahaya Giri Bringkang. Namun, oleh rumah sakit setempat, korban dirujuk lagi ke RS Dr. Soetomo Surabaya dan menjalani pengobatan hingga saat ini.

Samsul Arif, orangtua korban, menuturkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit menyatakan ada syaraf mata putrinya di sebelah kanan yang sudah tidak lagi berfungsi.

"Sudah sebulan anak saya tidak sekolah, mata kanannya kalau dilihat seperti normal, tapi sebenarnya tidak bisa melihat akibat ditusuk sunduk pentol (cilok). Anaknya masih trauma seperti ketakutan jadi tidak mau bicara banyak."

Kata ayah korban.

@merdeka.com

Pengacara Nilai Penyidikan Kasus Mata Siswi SD Dicolok Jalan di Tempat: Kita Cuma Butuh Keluarga Minta Maaf
Pengacara Nilai Penyidikan Kasus Mata Siswi SD Dicolok Jalan di Tempat: Kita Cuma Butuh Keluarga Minta Maaf

Samsul Arif, orangtua korban, menuturkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit menyatakan ada syaraf mata putrinya di sebelah kanan.

Baca Selengkapnya
Kisah Pilu Siswi SMP di Sumsel Diperkosa Mantan Pacar dkk, Modus Ajak Ketemu Sampai Diancam Dibunuh
Kisah Pilu Siswi SMP di Sumsel Diperkosa Mantan Pacar dkk, Modus Ajak Ketemu Sampai Diancam Dibunuh

Ketiga tersangka merupakan buruh pembuat batubata yang tinggal di satu kontrakan. Kepolosan korban dimanfaatkan untuk melampiaskan nafsu mereka.

Baca Selengkapnya
Kesal Niat Rujuk Ditolak Mertua, Pria Langsung Tusuk Berkali-kali Mantan Istri yang Sedang Tidur
Kesal Niat Rujuk Ditolak Mertua, Pria Langsung Tusuk Berkali-kali Mantan Istri yang Sedang Tidur

Hasil pemeriksaan, pelaku merasa sakit hati kepada korban, hingga niat untuk membunuh.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bak Langit dan Bumi dengan Kediamannya Saat Ini, Intip Sederet Potret Rumah Rumah Kiky Saputri di Kampung Halaman
Bak Langit dan Bumi dengan Kediamannya Saat Ini, Intip Sederet Potret Rumah Rumah Kiky Saputri di Kampung Halaman

Simak sudut rumah masa kecil Kiky Saputri yang sederhana banget!

Baca Selengkapnya
Pria di Rote Ndao Bunuh Kakak saat Didoakan, Pelaku Baru Keluar dari Rumah Sakit Jiwa
Pria di Rote Ndao Bunuh Kakak saat Didoakan, Pelaku Baru Keluar dari Rumah Sakit Jiwa

Pelaku melempari para pendoa lalu menusuk kakak kandungnya dengan linggis.

Baca Selengkapnya
Penuh Khidmat, Potret Peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Seoul
Penuh Khidmat, Potret Peringatan HUT ke-78 RI di KBRI Seoul

Setelah upacara, seluruh peserta mengikuti acara syukuran yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dubes Sulis.

Baca Selengkapnya
Delapan Warga Aceh Selatan Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Emas
Delapan Warga Aceh Selatan Tertimbun Longsor di Lokasi Tambang Emas

Para korban cepat dilarikan ke puskesmas setempat dan Rumah Sakit Yulidin Away Tapaktuan.

Baca Selengkapnya
Kiai Ini Pilih Tinggal di Rumah Kayu Sederhana dan Tak Pernah Mau Diwawancara Wartawan, Gus Dur Menyebutnya Wali
Kiai Ini Pilih Tinggal di Rumah Kayu Sederhana dan Tak Pernah Mau Diwawancara Wartawan, Gus Dur Menyebutnya Wali

Meskipun punya rumah dua lantai, kiai nyentrik ini polih hidup di rumah kayu sederhana.

Baca Selengkapnya
Airnya Jernih Bak Kaca, Intip Eksotisnya Curug Goa Lumut Endah di Pamijahan Bogor
Airnya Jernih Bak Kaca, Intip Eksotisnya Curug Goa Lumut Endah di Pamijahan Bogor

Saking jernihnya, kondisi bawah sungai bisa terlihat

Baca Selengkapnya