Kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar Ogah Teken Surat Penahanan

Jumat, 12 Juli 2019 11:36 Reporter : Ronald
Kasus Ikan Asin, Galih Ginanjar Ogah Teken Surat Penahanan Galih Ginanjar dan barbie Kumalasari. KapanLagi/Akrom Sukarya

Merdeka.com - Penyidik Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya telah melakukan penahanan terhadap tersangka artis Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua atas kasus ikan asin. Dalam hal ini, Galih enggan menandatangani surat penahanan.

"Pemeriksaan sudah dilakukan dan tadi malam sampai jam 2 pagi. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, kemudian penyidik membuat surat perintah penahanan. Hari ini mulai tanggal hari ini sudah resmi dilakukan penahanan untuk ketiga tersangka. Dari surat perintah penahanan ada satu tersangka Galih tidak mau menandatangani surat perintah penahanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/7).

"Penahanan 20 hari ke depan," sambungnya.

Kendati demikian, penyidik tak mempermasalahkan penolakan tersebut. Sebab, penyidik akan membuat berita acara yang menyatakan Galih enggan menandatangani surat itu.

"Tidak masalah, kita sudah buatkan berita acara penolakan penandatangan perintah penahanan. Itu juga tidak akan menghilangkan penahanan, tetap kita lakukan penahanan," tegasnya.

Saat ditanyakan penolakan, Argo mengaku kalau itu adalah hak dari seseorang yang terjerat sebuah kasus.

"Itu hak mereka, namanya hak ya tidak masalah, sudah dibuatkan berita penolakan," katanya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini