Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam
Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus salah tangkap dan dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota kepolisian di Sukabumi menjadi atensi Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus salah tangkap dan dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota kepolisian di Sukabumi menjadi salah satu atensi Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Kasus salah tangkap dan dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota kepolisian di Sukabumi menjadi salah satu atensi Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Keempat anggota kepolisian itu sedang menjalani pemeriksaan secara objektif oleh Propam.

"Propam juga turun, mulai dari propam polres turun, propam Polda juga turun. Empat orang (anggota polisi) diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (13/11).

"Semua permasalahan yang terjadi di Sukabumi ini akan kita dalami, semua data-datanya akan kita selesaikan, untuk memeriksa tingkat kekeliruan yang dilakukan untuk akan dievaluasi," lanjutnya.

Keempat anggota kepolisian itu sedang menjalani pemeriksaan secara objektif oleh Propam.

"Propam juga turun, mulai dari propam polres turun, propam Polda juga turun. Empat orang (anggota polisi) diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (13/11).

"Semua permasalahan yang terjadi di Sukabumi ini akan kita dalami, semua data-datanya akan kita selesaikan, untuk memeriksa tingkat kekeliruan yang dilakukan untuk akan dievaluasi," lanjutnya.

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Ia menegaskan tidak ada yang menginginkan penganiayaan dalam proses pengungkapan kasus. Karena itu, proses pemeriksaan dan upaya mencari fakta terus berjalan.

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Ia menegaskan tidak ada yang menginginkan penganiayaan dalam proses pengungkapan kasus. Karena itu, proses pemeriksaan dan upaya mencari fakta terus berjalan.

"Kalau misalnya proses begitu (penganiayaan) juga kami tidak menginginkan. Tetapi fakta yang terjadi kan kita belum dalami, apakah betul faktanya begitu, semua akan didalami. Kita objektif normatif. Semuanya akan kami dalami baik dari korban maupun dari oknum polisi," terang dia.

Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman kasus itu. Prosesnya akan meningkat setelah diperoleh data dan bukti yang cukup.

"Kita gak boleh berasumsi. Kami akan melakukan pendalaman, uji kedalaman dan kita lakukan secara objektif dan kapolres akan bertindak tegas," imbuh Ibrahim. 

"Kalau misalnya proses begitu (penganiayaan) juga kami tidak menginginkan. Tetapi fakta yang terjadi kan kita belum dalami, apakah betul faktanya begitu, semua akan didalami. Kita objektif normatif. Semuanya akan kami dalami baik dari korban maupun dari oknum polisi," terang dia.

Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman kasus itu. Prosesnya akan meningkat setelah diperoleh data dan bukti yang cukup.

"Kita gak boleh berasumsi. Kami akan melakukan pendalaman, uji kedalaman dan kita lakukan secara objektif dan kapolres akan bertindak tegas," imbuh Ibrahim. 

Kasus ini ia pastikan ditangani secara profesional. Masyarakat diimbau tetap tenang karena hal ini sudah menjadi atensi Kapolda Jabar.

"Iya jelas jadi perhatian (Kapolda Jabar) lah. Kapolda mengatensi kasus ini. Kasusnya pasti akan ditangani dengan baik," pungkasnya.

Kasus Dugaan Salah Tangkap dan Penganiayaan di Sukabumi Jadi Atensi Kapolda Jabar, 4 Polisi Diperiksa Propam

Sebelumnya, seorang warga berinisial B (35) diduga menjadi korban salah tangkap dan mengalami penganiayaan. Hal tersebut bermula saat dia dan istrinya beristirahat dan memarkirkan mobil di depan minimarket yang dibobol maling di Kampung Simpenan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Rabu (8/11) dini hari.

Warga Kampung Lebak Larang RT 04 RW 04, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi ini memarkirkan mobil tepat di depan minimarket tersebut. Mereka beristirahat sejenak sehabis perjalanan dari Banten. Sekira pukul 04.00 WIB ia meninggalkan lokasi.

Esok harinya, B yang berprofesi sebagai pengepul cabai kembali ke kawasan Kecamatan Simpenan untuk mengantarkan barang. Di momen itu ia mendapat informasi dari sang istri bahwa ada polisi yang mencarinya.

Sekira pukul 23.00 WIB, Kamis (9/11) dalam perjalanan pulang, B dihampiri sejumlah polisi dan langsung menangkap, serta membawanya ke Polsek Ciemas. Di dalam mobil, ia diborgol dan dituduh sebagai komplotan pencuri.

Saat diinterogasi di Polsek, ia diduga mendapatkan penganiayaan dengan cara diinjak di bagian paha, mulutnya disumpal sandal hingga pundaknya terluka akibat bara rokok.
Ia akhirnya dilepaskan setelah sang istri menjelaskan kronologi suamimya berada di lokasi pencurian.

"Itu (saya dibebaskan) penjelasan dari istri saya, karena saya perginya sama istri dan kedua anak saya," ucap B.

Korban Salah Tangkap di Sukabumi Cabut Laporan, Empat Polisi Tetap Diperiksa Propam
Korban Salah Tangkap di Sukabumi Cabut Laporan, Empat Polisi Tetap Diperiksa Propam

Korban salah tangkap dan penganiayaan di Sukabumi, B (35) telah mencabut laporannya. Namun, empat polisi yang diduga terlibat kasus itu tetap diperiksa Propam.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kasus Dugaan TPPU Panji Gumilang, 16 Penyokong Dana Ponpes Al-Zaytun Diperiksa Polisi
Kasus Dugaan TPPU Panji Gumilang, 16 Penyokong Dana Ponpes Al-Zaytun Diperiksa Polisi

Polisi bakal menggelar perkara TPPU pada Rabu 16 Agustus 2023.

Baca Selengkapnya icon-hand
Geledah Ponpes Al-Zaytun Usai Panji Gumilang Tersangka, Ini yang Dibawa Polisi
Geledah Ponpes Al-Zaytun Usai Panji Gumilang Tersangka, Ini yang Dibawa Polisi

Hingga sore hari, penggeledahan masih sedang berlangsung. Karena, kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak pukul 14.00 Wib.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Tangkap Anggota KKB di RSUD Nabire
Polisi Tangkap Anggota KKB di RSUD Nabire

Anggota KKB yang ditangkap polisi merupakan bagian dari kelompok Ndugama pimpinan Egianus Kogoya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ganjar-Mahfud Curiga Polisi Geruduk Kantor PDIP & Copot Baliho
Ganjar-Mahfud Curiga Polisi Geruduk Kantor PDIP & Copot Baliho

Kemudian adanya pencopotan baliho yang juga diduga dilakukan oknum kepolisian.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kebut Pengusutan Dugaan TPPU Panji Gumilang, Polisi Gelar Perkara Lanjutan untuk Naikkan Tahap Penyidikan
Kebut Pengusutan Dugaan TPPU Panji Gumilang, Polisi Gelar Perkara Lanjutan untuk Naikkan Tahap Penyidikan

Para saksi ini rencananya menghadiri gelar perkara pada Kamis (10/8) dan Jumat (11/8).

Baca Selengkapnya icon-hand
Perwira Polisi Adik Eks Panglima TNI Kini Punya Tugas Baru, Potret Gagah Bareng Rekan Polri Disorot
Perwira Polisi Adik Eks Panglima TNI Kini Punya Tugas Baru, Potret Gagah Bareng Rekan Polri Disorot

Kombes Bhirawa Braja Paksa baru saja menerima tugas baru sebagai perwira menengah Polri sebagai Kabidbingadik Sesmpim Lemdiklat Polri.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ditemukan Unsur Pidana, Kasus Dugaan TPPU dan Korupsi Dana BOS Panji Gumilang Naik Penyidikan
Ditemukan Unsur Pidana, Kasus Dugaan TPPU dan Korupsi Dana BOS Panji Gumilang Naik Penyidikan

Kasus naik penyidikan setelah penyidik menemukan unsur pidana dalam dua perkara yang menyeret Panji Gumilang.

Baca Selengkapnya icon-hand
Balok 3 di Pundak kini Bertabur Bintang, Sosoknya Paling Disegani di Kepolisian
Balok 3 di Pundak kini Bertabur Bintang, Sosoknya Paling Disegani di Kepolisian

Inilah sosok polisi pemilik balok 3 di pundak yang kini bertabur bintang dan paling disegani di Kepolisian.

Baca Selengkapnya icon-hand