Kasus Covid-19 Menurun, Pemkot Bandung Ingatkan Warga Tetap Terapkan Prokes Ketat

Disinggung mengenai pencegahan penyebaran kasus saat pola PTM berjalan, pihaknya segera menyiapkan 5.000 alat rapid tes antigen kepada siswa dan guru. Pengetesan akan mulai diberlakukan pada pekan depan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kasus Covid-19 Menurun, Pemkot Bandung Ingatkan Warga Tetap Terapkan Prokes Ketat
Sosialisasi Protokol kesehatan dan Swab Keliling. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Kasus aktif dan tingkat kedaruratan Covid-19 di Kota Bandung diklaim terus menurun. Meski begitu, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan ratusan alat tes Covid-19 untuk guru dan murid yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung dalam dua pekan terakhir hingga Senin (4/10) mencatat kasus harian aktif Covid-19 di angka 95 kasus dan 1 kematian. Keterisian rumah sakit pun berada di angka 11 persen yang mayoritas pasien dari luar daerah.

Angka positivity rate berada di angka 0,22-0,23. Sedangkan pola pengetesan tetap dilakukan dengan capaian 2.000 per hari. Program vaksinasi pun terus berjalan masif dengan kolaborasi bersama pihak-pihak lain.

"Indikator pengendalian (pandemi Covid-19) menunjukkan perbaikan. Tapi masyarakat diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, Selasa (5/10).

Disinggung mengenai pencegahan penyebaran kasus saat pola PTM berjalan, pihaknya segera menyiapkan 5.000 alat rapid tes antigen kepada siswa dan guru. Pengetesan akan mulai diberlakukan pada pekan depan.

"Stok putaran pertama kita siapin 5.000. Tes 10 persen dari 2.000 sekolah di Kota Bandung yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Dari satu sekolah itu 30 sampel itu baik siswa didik maupun tenaga pendidik," jelas Ahyani.

Pemerintah Kota Bandung pun sudah menyiapkan antisipasi jika ada temuan kasus di sekolah dari mulai penutupan sekolah hingga pengetesan.

Rekomendasi