Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus 2 Polisi Lecehkan Wanita Muda Lalu Korbannya Dikeroyok, Kapolda Curiga Ada Motif Lain di Balik Pelaporan

Kasus 2 Polisi Lecehkan Wanita Muda Lalu Korbannya Dikeroyok, Kapolda Curiga Ada Motif Lain di Balik Pelaporan

Kasus 2 Polisi Lecehkan Wanita Muda Lalu Korbannya Dikeroyok, Kapolda Curiga Ada Motif Lain di Balik Pelaporan

Kapolda menilai janggal kasus yang terjadi satu bulan lalu baru dilaporkan kemarin.

Dua perwira menengah di Polres Banyuasin, Sumatera Selatan, inisial AKP YS dan AKP KA, diduga melakukan pelecehan dan pengeroyokan terhadap seorang wanita muda, MA (20). Aksi itu juga dilakukan bersama istri salah satu dari mereka.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo angkat bicara terkait kasus yang menyeret anak buahnya itu. Dia menduga ada motif lain di balik pelaporan.

Albertus menyebut peristiwa itu terjadi sebulan lalu tepatnya Senin (29/1) malam. Namun MA justru baru melapor secara pidana dan kode etik kemarin, Kamis (22/2).


"Kasus ini terjadi sekitar satu bulan yang lalu, kenapa baru diramaikan sekarang, ada motif lain di balik pelaporan kasus ini," ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, Jumat (23/2).

Kasus 2 Polisi Lecehkan Wanita Muda Lalu Korbannya Dikeroyok, Kapolda Curiga Ada Motif Lain di Balik Pelaporan

Jenderal bintang dua ini tidak bermaksud melindungi kedua anak buahnya yang menjadi terlapor. Hanya saja, katanya, banyak keterangan dari pelapor yang disinyalir bertolak belakang dengan fakta.

Terlebih kedua belah pihak sudah sempat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun, permintaan uang damai dari pelapor terlalu tinggi sehingga tidak menghasilkan kesepakatan.


Terlepas dari itu, Albertus menginstruksikan penyidik, baik pidana umum maupun propam untuk memproses dugaan pelanggaran kode etik dan segera mengusut laporan hingga tuntas. Semua barang bukti, termasuk CCTV, dikumpulkan dan diteliti agar memudahkan pengungkapan kasus.

Apapun hasilnya, Albertus meminta penyidik mengumumkan kepada publik. Dengan demikian tidak ada dugaan-dugaan yang beredar di masyarakat.


"Silakan diproses, saat ini juga penyidik Propam Polda Sumsel tengah bekerja, nanti apa hasilnya akan disampaikan ke publik," tegas Albertus.

Kronologi

Diketahui, peristiwa itu terjadi di sebuah klub malam di Palembang, Senin (29/1) malam. Awalnya korban keluar dari toilet dan melintas di depan meja tempat duduk para terlapor.

Diduga sengaja, AKP YS mencolek payudara korban dengan siku sebanyak tiga kali. Hal itu membuat korban marah dan spontan menyiram air mineral ke AKP YS.

Ternyata dibalas istri kedua terlapor dengan melempar botol air mineral yang mengenai wajah korban. Situasi makin memanas. Para terlapor juga melempari korban dengan bucket ice.


Tak ingin mengganggu tamu lain, korban dan rombongan terlapor diusir sekuriti keluar klub. Ternyata keributan antara mereka berlanjut di area parkir.

Korban seorang diri dikeroyok para terlapor dengan cara menjambak rambut serta mencakar leher dan tangannya. Sementara istri terlapor mengumpat korban dengan kata-kata lonte.


Kuasa hukum korban Suwito Winoto menyebut perkara ini awalnya telah dilakukan upaya perdamaian antara kedua belah pihak. Hanya saja tidak menemui titik terang hingga berujung pelaporan ke polisi.

Pembunuh Wanita dalam Koper Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara
Pembunuh Wanita dalam Koper Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Penetapan tersangka dibenarkan oleh Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran.

Baca Selengkapnya
Jenderal Polisi Pecat Anggota Polwan, Kapolres Langsung Coret 'Wajahnya' di Depan Anak Buah
Jenderal Polisi Pecat Anggota Polwan, Kapolres Langsung Coret 'Wajahnya' di Depan Anak Buah

Kapolda memutuskan terhitung mulai 31 Januari 2024, Bripka NA diberhentikan tidak dengan hormat dari Dinas Bintara Polri.

Baca Selengkapnya
Jenderal Polisi 'Bapaknya Satpam', Terekam Momen Akrab Hingga Salam Komando
Jenderal Polisi 'Bapaknya Satpam', Terekam Momen Akrab Hingga Salam Komando

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah begitu membaur dengan para satpam hingga mendapat julukan menarik perhatian. Apakah itu?

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Motif Pembunuhan Wanita dalam Koper Terungkap, Tersangka Incar Harta Korban untuk Biaya Nikah
Motif Pembunuhan Wanita dalam Koper Terungkap, Tersangka Incar Harta Korban untuk Biaya Nikah

Polisi mengungkap motif sementara pembunuhan Wanita dalam koper yang ditemukan di Kalimalang, Bekasi.

Baca Selengkapnya
Polisi Tangkap Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung, Motif Sakit Hati Upah Belum Dibayar
Polisi Tangkap Pembunuh Pria yang Mayatnya Dicor di Bandung, Motif Sakit Hati Upah Belum Dibayar

Jenazah Didi yang sudah membusuk akhirnya dievakuasi.

Baca Selengkapnya
Jalin Hubungan Gelap, Ini Motif Pelaku Ajak Wanita Hamil yang Tewas di Kelapa Gading Merantau ke Jakarta
Jalin Hubungan Gelap, Ini Motif Pelaku Ajak Wanita Hamil yang Tewas di Kelapa Gading Merantau ke Jakarta

Polisi mengungkap motif pelaku pembunuhan RN, wanita hamil yang ditemukan tewas di ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara merantau ke Jakarta.

Baca Selengkapnya
Pembunuh Wanita dalam Koper Ditahan di Polsek Cikarang Barat
Pembunuh Wanita dalam Koper Ditahan di Polsek Cikarang Barat

Terduga pembunuh wanita yang jasadnya ditemukan dalam koper di Kalimalang, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi akhirnya tertangkap.

Baca Selengkapnya
Polisi Terima 322 Laporan Pelanggaran Pidana Pemilu 2024, Turun Drastis dari 2019
Polisi Terima 322 Laporan Pelanggaran Pidana Pemilu 2024, Turun Drastis dari 2019

Sebanyak 65 kasus di antaranya tengah ditangani kepolisian.

Baca Selengkapnya
Geger Temuan Wanita Muda di Bekasi Tewas Usai Dicekik, Begini Kronologinya
Geger Temuan Wanita Muda di Bekasi Tewas Usai Dicekik, Begini Kronologinya

Motif pembunuhan belum diketahui. Usai membunuh, pelaku melapor ke polisi.

Baca Selengkapnya