Sadis kelakuan Hariyanto alias Hari alias H (42), tersangka pemerkosa dan pembunuhan anak perempuan inisial RAZ (10) di bedeng mess PT. Indolampung Perkasa di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang sebelum melarikan diri berniat ingin membakar korban.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Noviarif Kurniawan saat dikonfirmasi, Jumat ( 25/7).
"Saat itu niat mau membakar, karena saat tim Inafis datang posisi pematik kompor dalam keadaan hidup dan diatas ada panci, untungnya saat itu gas habis juga," kata Noviarif.
Tak tanya itu, Noviarif menyebutkan jika Hari alias Marianto tak memiliki alasan pasti melakukan tindakan keji.
"Motif pastinya nggak ada, karena adanya kesempatan, saat itu melihat korban sedang mandi lalu dipanggil. Kebetulan kamar mandinya itu untuk dipakai bersama,"ucapnya.
Setelah korban dipanggil, diduga Hari sempat memberikan gorengan yang sebelumnya sudah dibalur racun. Korban yang merasa dipanggil pun menghampiri pelaku saat itu.
"Namun rupanya ada gorengan lain yang disimpan di bawah jok motor. Jadi korban makan gorengan itu hingga akhirnya korban merasakan sakit pada tenggorokan dan mengeluarkan busa dari mulutnya," ujar Noviarif.
Melihat korban yang saat itu kejang-kejang, Hari selanjutnya mengangkat tubuh korban untuk diletakkan selanjutnya diperkosa dan dibunuh.
"Usai digeletakkan muncul keinginan korban untuk memperkosanya. Selain itu korban juga dicekik hingga akhirnya meninggal dunia dengan mulut yang mengeluarkan busa," Ucap Noviarif
Disinggung terkait adanya korban-korban atas tindakan tak terpuji Hari, Noviarif menuturkan hingga saat ini belum adanya laporan pasti terkait hal tersebut.
"Sejauh ini belum ada yang melaporkan ke kami. Namum Kalau informasinya ada dan pernah dipegang-pegang oleh pelaku ini, tapi korban tidak yang melaporkan," ungkapnya.
Sebelumnya, RAZ (10) ditemukan tak bernyawa disalah satu bedeng karyawan di PT. Indolampung Perkasa di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Senin (23/6) pukul 00.15 WIB.
Saat ditemukan kondisi korban dengan posisi telentang dan tanpa busana. Tak hanya itu dari mulut korban pun mengeluarkan busa, yang diduga diberi racun oleh pelaku.
Korban juga diduga sempat disetubuhi terlebih dahulu. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya korban dengan kondisi tanpa busa dan adanya darah pada area kemaluan.