Kapolri Bantu 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua Terdampak Kekeringan

Polri bersinergi dengan seluruh pihak dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Papua.

Achmad Fikri Fakih Haq
Oleh Achmad Fikri Fakih Haq - Reporter
Kapolri Bantu 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua Terdampak Kekeringan
Kapolri Bantu 264,7 Ton Beras dan 1.500 Sembako untuk Warga Papua Terdampak Kekeringan (Merdeka.com)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyalurkan 264,7 ton beras hingga 1.500 paket sembako untuk diberikan kepada masyarakat Papua Tengah yang terdampak bencana kekeringan serta kelaparan.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengungkapkan, bantuan itu sudah dikirimkan ke wilayah Papua Tengah yang selanjutnya akan langsung diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan. "Jumlah bantuan sosial saat ini sebanyak 264,7 ton beras," kata Sandi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sandi menyebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengirimkan 1.500 paket sembako, berisikan, beras 5 Kg, mie instan, susu kental manis, ikan sarden, dan kecap manis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemudian, dikirimkan pula bantuan untuk masyarakat berupa jaket dewasa sebanyak 1.000 pieces dan jaket anak 150 buah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Sandi, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan tersebut, Polri bersinergi dengan seluruh pihak terkait.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Polri bekerja sama dengan TNI, BNPB dan Pemda Kabupaten Puncak untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan tersebut," ujar Sandi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sandi menjelaskan, bantuan itu akan dibawa dengan menggunakan pesawat terbang dari Timika menuju lokasi bencana di Agandume sekitar 40 menit dan ke Sinak sekira 1 jam.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Bantuan yang sampai di Agandume kemudian di distribusikan menuju jalur darat atau jalan kaki ke Lambewi dan Oneri dengan estimasi selama setengah hari," ucap Sandi.

Rekomendasi