Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolda Tegaskan Tak Ada Kecurangan Pemilu di Kaltim, People Power Tidak Relevan

Kapolda Tegaskan Tak Ada Kecurangan Pemilu di Kaltim, People Power Tidak Relevan Irjen Pol Priyo Widyanto cek pasukan Brimob Kaltim. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Proses perhitungan hasil Pemilu serentak 17 April 2019 di Kalimantan Timur sudah selesai. Kepolisian tidak melihat ada unsur kecurangan Pemilu di Kalimantan Timur. Isu people power di daerah soal kecurangan pada 22 Mei dinilai tidak relevan.

Perhitungan suara mulai TPS, PPK, KPU Kabupaten dan Kota hingga KPU berjalan relatif aman. Bahkan, saat pleno rekapitulasi KPU Kalimantan Timur, semua saksi parpol menandatangani.

"Saya ikut menyaksikan pleno KPU Provinsi bersama Pak Pangdam (Pangdam VI Mulawarman Mayjend TNI Subiyanto), semua menandatangani. Artinya, Pemilu 2019 di Kaltim, jauh dari kecurangan," kata Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Priyo Widyanto ditemui merdeka.com, usai Buka Puasa Bersama di Pendopo Lamin Etam, Jalan Gadjah Mada, Samarinda, Sabtu (18/5) malam.

Priyo menegaskan, pemantauan mulai TPS hingga KPU Provinsi itu menjadikan isu people power tidak relevan jika terjadi di wilayah hukumnya.

"Tidak ada alasan lagi, hingga ada isu-isu people power itu berlaku di Kaltim. Tidak ada alasan. Karena, seluruh proses berjalan, sampai tahap perhitungan suara di provinsi, yang diteken seluruh saksi," ujar Priyo.

"Hari ini juga, kira saksikan tokoh-tokoh masyarakat, menolak keras upaya-upaya people power yang bisa mengganggu kondusivitas Kaltim," tambahnya.

Kendati demikian, menurut Priyo, Polri dan TNI di Kaltim, tidak menurunkan kesiapsiagaan menyusul situasi yang terjadi di Jakarta. "Ada (antisipasi). Karena, situasi di Jakarta seperti itu pasti di masing-masing wilayah, tidak hanya Kaltim tapi seluruhnya, meningkatkan kesiapsiagaan," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP