Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal tanker angkut aspal terapung 4 hari di Perairan Gunungkidul

Kapal tanker angkut aspal terapung 4 hari di Perairan Gunungkidul ilustrasi Kapal tanker. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah kapal tanker MT Helmy Rejeki mengalami kerusakan mesin di wilayah perairan Gunungkidul, DIY. Akibat kerusakan tersebut, kapal tanker itu terapung di perairan Gunungkidul sejak 4 hari yang lalu.

Menurut Koordinator Tim SAR Satlinmas Koordinator Wilayah II, Gunungkidul, Marjono, kapal tanker itu berada sekitar 10 mil di sebelah selatan Pantai Gesing, Girikarto, Panggang, Gunungkidul. Untuk membantu kapal tanker itu, pihak SAR Gunungkidul pun melakukan pengiriman logistik untuk awak kapal.

"Beberapa hari yang lalu pihak SAR menerima laporan lewat radio mengenai kapal tanker MT Helmy Rejeki yang akan melintasi wilayah perairan Gunungkidul. Tak berapa lama kemudian masuk laporan lagi bahwa kapal tanker mengalami kerusakan mesin dan minta izin berlabuh di perairan Gunungkidul," tutur Marjono saat dihubungi, Kamis (29/12).

Marjono mengatakan bahwa setelah empat hari terapung, pihak SAR mengirim 3 orang personel SAR Satlinmas, 2 orang petugas dari OPS Lanal Yogyakarta dan seorang petugas Pos TNi AL Samas untuk mengirimkan logistik bagi awak kapal. Pengiriman logistik dilakukan dengan menggunakan kapal jukung milik SAR.

"Ada 18 orang kru kapal. Kapal dinahkodai oleh Fran Suwandi," jelas Marjono.

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh SAR Satlinmas Gunungkidul diketahui bahwa kapal tanker mengangkut aspal. Kapal tanker dari Banyuwangi dan akan menuju ke Cilacap.

"Awak kapal sempat membeli perbekalan pada 25 Desember yang lalu. Mereka membeli perbekalan dengan menumpang kapal milik nelayan. Setelahnya kemudian ada laporan bahwa kapal tanker MT Helmy Rejeki mengalami kerusakan mesin," pungkas Marjono. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP