Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal berpenumpang 24 orang hilang di Laut Banda sejak 2 hari lalu

Kapal berpenumpang 24 orang hilang di Laut Banda sejak 2 hari lalu Ilustrasi Kapal Tenggelam. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal nelayan asal Kendari berpenumpang 24 orang hilang kontak di Laut Banda sejak dua hari lalu, tepatnya tanggal 14 Oktober 2016. Kabar ini dipastikan oleh Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Dari laporan yang disampaikan, kapal tersebut memuat 24 orang nelayan terdiri dari kapten kapal, ABK dan nelayan pencari ikan sendiri," kata Humas Kantor SAR Kendari Wahyuddin di Kendari, Minggu (16/10).

Kapal nelayan asal Kendari tersebut bernama KM Mega Rizky 02 berkapasitas 28 GT, dengan rute Kendari-Laut Banda untuk mencari ikan. Kapal diduga dihantam ombak Laut Banda.

"Tim evakuasi dari Badan SAR Nasional Kendari belum menemukan keberadaan kapal nahas tersebut," lanjutnya.

Posisi terakhir kapal berada pada 130 Nautical Mile (NM) di Laut Banda, sesuai titik koordinat saat dilaporkan.

"Wilayah tersebut masuk perairan Ambon. SAR Kendari menerima laporan melalui keluarga kapten kapal bernama Kase," katanya.

Dia menjelaskan, pada awalnya titik koordinat kapal tersebut merupakan wilayah kerja kantor SAR Ambon, akan tetapi berdasarkan perhitungan SARMAP dari kantor SAR Makassar bahwa prediksi arus laut mengarah ke barat menuju arah utara Pulau Menui, yang merupakan wilayah SAR Kendari.

"Karena perairan Menui adalah wilayah kerja kami, maka Kantor SAR Kendari yang mencoba melakukan evakuasi," tutur Wahyudin. Mengutip Antara. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP