Kakak Adik Rampok & Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang, Satu tewas Diamuk Massa

Rabu, 18 Maret 2020 23:31 Reporter : Yan Muhardiansyah
Kakak Adik Rampok & Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang, Satu tewas Diamuk Massa Dua Saudara Rampok dan Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Abang beradik di Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut merampok dan membunuh sopir taksi online. Aksi mereka tak berjalan mulus, salah seorangnya tewas diamuk massa.

"Perampokan dan pembunuhan itu terjadi Minggu (15/3) dini hari," kata Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji, Rabu (18/3).

Kedua pelaku masing-masing Agung Syahputra dan Ardi Syahputra, keduanya warga Jalan Hang Tuah Simpang Warno, Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan. Abang beradik ini merampok dan membunuh Ramadhani Tarigan, warga Jalan Pertahanan, Patumbak, Deli Serdang.

Irsan menjelaskan, kedua pelaku sudah merencanakan perampokan itu. Mereka menyiapkan semua yang dibutuhkan sebelum beraksi.

Kedua pelaku kemudian memesan taksi online dari Hotel Wings Kualanamu, Deli Serdang. Ramadhani Tarigan yang mengendarai mobil Daihatsu Terios BK 1858 DH pun datang menjemput mereka. "Dari Hotel Wings menuju Jalan Rahayu," sebut Irsan.

Sesampai di tujuan, salah satu pelaku kemudian berpura-pura membayar ongkos. Seorang lagi menjerat leher korban menggunakan seutas tali yang sudah disiapkan. "Selanjutnya tersangka menikam korban di bagian dada, dan wajah dengan menggunakan obeng dan pisau," jelas Irsan.

Jasad korban kemudian dibuang di kawasan Jalan Rahayu Pasar 12 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pelaku menguasai mobil korban. Mereka berencana membawanya ke Batam.

Di saat bersamaan, istri korban, Novita br Bangun, curiga suaminya tak kunjung pulang. Telepon genggam pria itu juga tidak bisa dihubungi.

Sementara GPS menunjukkan mobil suaminya berada di kawasan Percut Sei Tuan. "Istri korban pun mengajak adiknya untuk mencari suaminya menuju lokasi yang ditunjukkan GPS. Mereka berpapasan dengan mobil suaminya yang sudah dikendarai orang lain," sambung Irsan.

Novita dan adiknya kemudian berteriak minta tolong. Mobil akhirnya dihentikan warga di seputaran Polsek Percut Sei Tuan.

Warga yang emosi menghakimi Ardi Syahputra. Dia tewas di RS Bhayangkara Medan. Sementara Agung langsung diamankan ke Mapolsek Percut Sei Tuan. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini