Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jutaan tunanetra berpendidikan rendah kesulitan cari pekerjaan

Jutaan tunanetra berpendidikan rendah kesulitan cari pekerjaan tunanetra bermain gamelang. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Jumlah penyandang tunanetra di Indonesia hingga saat ini mencapai 3.750.000 orang, atau sekitar 1,5 persen dari jumlah total penduduk 250 juta jiwa.

Ironisnya, jumlah tersebut sebagian besar masuk kategori keluarga pra sejahtera. Keterbatasan pendidikan dan keterampilan menyebabkan akses penyandang tunanetra untuk mendapatkan pekerjaan masih sangat terbatas.

"Sebagian besar dari mereka merupakan keluarga pra sejahtera. Akses pendidikan bagi tunanetra juga masih rendah," ujar Ketua umum Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Aria Indrawati disela acara Parade Tongkat Putih di lapangan Kotta Barat Solo, Selasa (26/1).

Dia menambahkan, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) 40 persen dari jumlah pendidik adalah usia sekolah. "Jadi 40 persen dari 3.750.000 warga tunanetra adalah anak tunanetra," sambungnya.

Aria mengatakan, seiring dengan kemajuan teknologi, pihaknya terus melakukan inovasi dan modifikasi. Sehingga nantinya penyandang tunanetra bisa melakukan kegiatan seperti halnya masyarakat normal lainnya.

"Tunanetra sekarang ini bisa menggunakan teknologi informasi, komunikasi, belajar di sekolah, perguruan tinggi, membaca buku dan lain-lain," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP