Jumlah anak penderita obesitas naik dari 11 persen ke 15 persen

Jumat, 5 Agustus 2016 12:16 Reporter : Irwanto
Jumlah anak penderita obesitas naik dari 11 persen ke 15 persen Arya sekolah. ©2016 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebut kasus anak mengalami obesitas menjadi persoalan serius terkini selain kekurangan gizi. Pola makan menjadi penyebab anak mengalami kegemukan ekstrem.

Menkes Nila mengatakan, berdasarkan data, jumlah anak penderita obesitas di Indonesia semakin meningkat. Saat ini persentasenya berada di angka 15,9 persen atau meningkat dari sebelumnya yang berkisar 11 persen.

"Sekarang ada di angka 15,9 persen dari 11 sampai 12 persen. Dari insidennya, kasus obesitas meningkat," ungkap Nila di Palembang, Jumat (5/8).

Dari angka tersebut, kata dia, Indonesia kini menghadapi permasalahan baru dari sisi kesehatan anak. Sebelumnya dan masih berlangsung, anak kekurangan gizi menjadi momok bagi pemerintah.

"Kita dulu menghadapi anak kekurangan gizi dan itu masih. Sekarang sudah mulai dengan masalah obesitas," ujarnya.

Menurut dia, penyakit obesitas cenderung timbul lantaran pola makan yang tidak seimbang. Orangtua kerap memberikan asupan makanan berlebih dan mengutamakan rasa dibanding gizi.

"Perilaku cara makan, memang mungkin (makanan) yang enak-enak saja, menu-menunya tak sesuai. Padahal gizi seimbang penting sekali," ucapnya.

Kasus anak mengalami obesitas ekstrem akhir-akhir ini menyita perhatian masyarakat setelah muncul Arya bocah asal Purwakarta dan Rizky bocah asal Palembang yang memiliki bobot tidak sewajarnya anak seusia mereka. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini