Jokowi Minta Manfaatkan Kemajuan Digital untuk Mengelola Arsip

Kamis, 10 Juni 2021 06:57 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Minta Manfaatkan Kemajuan Digital untuk Mengelola Arsip Presiden Jokowi pimpin upacara Hari Lahir Pancasila. ©Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri malam puncak peringatan hari kearsipan ke-50 tahun di akun YouTube Arsip Nasional. Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengatakan saat ini di era disrupsi teknologi pengelolaan arsip harus dilakukan dengan cara-cara baru yaitu dengan memanfaatkan kemajuan digital.

"Tinggalkan cara-cara lama dalam pengarsipan yang pengelolaannya tidak efisien, akses yang lamban butuh waktu lama untuk menemukannya, dan juga penyimpanan yang tersebar di mana-mana," kata Jokowi, Rabu (10/6) malam.

Dia mengatakan saat ini berbagai negara sedang berlomba-lomba berinovasi mengembangkan manajemen arsip berbasis elektronik. Mulai dari cara melacak dan identifikasi arsip dengan cepat, sampai dengan menyiapkan alat registrasi untuk pelestarian arsip digital milik komunitas.

"Inovasi pengarsipan tidak semata ditujukan untuk pengelolaan arsip pemerintahan, tetapi juga untuk tema-tema publik seperti yang dilakukan oleh beberapa negara dengan menyediakan portal yang berisikan konten dengan tema-tema yang akrab bagi publik dengan layanan akses yang nyaman," ungkapnya.

Selain itu kata Jokowi, keamanan juga menjadi perhatian utama dalam inovasi pengarsipan dengan membangun sistem pengamanan arsip jangka panjang yang dipindahkan secara otomatis dari tempat penyimpanan. Sebab itu kata dia inovasi adalah kunci kemajuan yang pasti terhadap teknologi digital harus segera dilakukan.

"Membuat layanan arsip yang cepat harus menjadi prioritas, arsip yang nyaman bagi publik harus disiapkan, ruang pelibatan publik dan komunitas dalam pengarsipan harus didorong," ungkapnya.

Jokowi pun mengapresiasi langkah badan Arsip Nasional untuk terus berinovasi dengan membangun aplikasi elektronik sistem informasi kearsipan dinamis Srikandi, agar pengarsipan lebih terintegrasi, efisien, dan efektif. Sehingga kata dia lembaga pemerintah pusat sampai ke daerah tidak membangun aplikasinya sendiri-sendiri.

"Suatu saat saya akan coba aplikasi ini apakah betul betul akan bisa mudah dan informasi dengan cepat, bukan lagi dalam hitungan jam ataupun hari, tapi hanya perlu hitungan menit atau bahkan dalam hitungan detik," katanya.

Dia mengatakan kemampuan untuk mengelola arsip saat ini harus semakin baik. Sebab arsip sebagai landasan membuat kebijakan yang cepat dan tepat. Arsip juga kata Jokowi menjadi bagian dari pendokumentasian kekayaan budaya bangsa.

"Saya yakin dengan terus berinovasi maka Badan Arsip Nasional akan selalu menjadi rujukan dalam negeri maupun dunia internasional yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini