Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Harap Anak Penerima Bantuan PKH Bisa Jadi Presiden

Jokowi Harap Anak Penerima Bantuan PKH Bisa Jadi Presiden jokowi bersana erick thohir. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Program Bantuan Harapan (PKH) bertujuan membantu pemenuhan gizi dan pendidikan anak yang kurang mampu. Jokowi pun ingin nantinya anak penerima bantuan PKH ini dapat menjadi presiden suatu saat nanti.

"Saya ingin anak-anak ibu semuanya kalau anaknya sehat, pintar, anaknya sekolah setinggi-tingginya, jangan ada anaknya takut bermimpi jadi menteri, jadi presiden bisa Insyallah," ujar Jokowi saat menghadiri penyerahan bantuan sosial PKH di Graha Insan Cita Depok Jawa Barat, Selasa (12/2).

Jokowi lalu menceritakan masa kecilnya yang hidup dengan ekonomi yang pas-pasan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan bahwa dirinya harus bekerja keras dan hidup di pinggir kali. Bahkan, dia menyebut rumah yang ditinggalinya sempat digusur.

"Saya dulu mengalami, rumah saya di pinggir kali, pernah digusur, saya pernah digusur. Di sini ada yang penah digusur? Mudah-mudahan gak digusur, sedih saya mengingatnya sehingga harus nebeng 2 tahun di tempat kakak ibu saya," kata dia.

Kendati begitu, Jokowi mengatakan orangtuanya tetap mendidik dan memberikan gizi yang baik kepadanya. Untuk itu, dia meminta para orangtua penerima bantuan sosial ini agar tetap berjuang menyekolahkan serta mendidik anak-anaknya.

"Orang tua saya dulu juga hidup pinggir kali, digusur Alhamdulillah bisa menjadikan saya, membesarkan saya, menyekolahkan saya meski pontang-panting saya tahu, itulah tugas orang tua," ucap dia.

Mantan Wali Kota Solo itu meminta agar para penerima bantuan PKH tetap memprioritaskan uang yang diberikan untuk pendidikan dan gizi anak. Misalnya, untuk membeli buku, seragam sekolah, hingga ikan dan telur untuk kebutuhan gizi anak.

"Hati-hati anggaran ini sudah sejak awal memang diperuntukkan untuk kepentingan pendidikan, gizi anak. Beli telur? Boleh. (Beli) ikan? Boleh. Untuk siapa? Suami? Anak diprioritaskan untuk anak, suami juga enggak apa-apa, (tetapi) dikit, telur anak 1, suami setengah," terangnya.

Pemerintah, lanjut Jokowi, tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan anggaran BNPT. Namun, dengan catatan bantuan BNPT yang sudah dialokasikan selama ini digunakan tepat sasaran.

"Nanti kita survei. Penggunaan harus betul-betul tepat sasaran sehingga bisa bicara lagi, kalau perlu dinaikkan lagi," ujar dia.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan untuk Kota Depok, jumlah bantuan PKH BNPT mencapai Rp 70.558.785.000, yang terdiri Rp 26.460.225.000 untuk 21.374 KPM PKH dan Rp 44.098.560.000 untuk 33.408 Penerima BPNT.

Agus menjelaskan, selama empat tahun terakhir, pemerintah memberikan perhatian serius dalam penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan. Tahun 2019 alokasi anggaran PKH ditingkatkan menjadi Rp 34,4 triliun dari angka sebelumnya Rp 19,2 triliun pada tahun 2018.

Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP