Jokowi: Dana Bantuan Kartu Indonesia Pintar Tak Boleh Dibelikan Handphone

Rabu, 6 Maret 2019 16:41 Reporter : Merdeka
Jokowi: Dana Bantuan Kartu Indonesia Pintar Tak Boleh Dibelikan Handphone Presiden Jokowi. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.300 Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk pelajar SD, SMP, SMA di Jakarta Selatan. Jokowi menegaskan uang bantuan tersebut tak boleh digunakan untuk membeli handphone (HP).

Jokowi memberikan secara simbolik kepada perwakilan 10 siswa di SLB Negeri Pembina Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). Jokowi lalu bertanya kepada salah satu siswa bernama Arfan terkait penggunaan dana KIP tersebut.

"Katanya ada dana, mau dipakai apa?" tanya Jokowi.

Arfan lalu menjawab rencananya uang KIP tersebut akan digunakan untuk membeli HP. Jokowi pun terkejut mendengar jawaban siswa kelas 4 Sekolah Dasar itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas melarang uang itu digunakan untuk membeli barang elektronik.

"Beli pulsa aja enggak boleh, ini mau beli HP. Beli HP enggak boleh," tegasnya.

Jokowi meminta para pelajar bijak dan cermat menggunakan uang bantuan KIP yang diberikan pemerintah. Menurut dia, uang KIP harus digunakan untuk membeli keperluan pendidikan.

"Yang penting dana di kartu ini digunakan sebaiknya berkaitan sekolah dan pendidikan. Ini janjian ya, kalau untuk hal lain kartu dicabut. Beli buku sekolah, seragam, sepatu, tas," katanya.

Jokowi mengatakan, setiap siswa mendapat dana KIP dengan jumlah yang berbeda-beda. Siswa SD mendapat Rp 450 ribu, siswa SMP Rp 750 ribu, dan siswa SMA/SMK Rp 1,5 juta.

"Untuk beli pulsa tidak boleh. Janjian ya. Kalau ada yang beli pulsa, hati-hati kartunya dicabut," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, mulai hari ini para siswa di wilayah Jakarta Selatan sudah bisa menarik dana KIP tersebut. Menurutnya, dana KIP bisa diambil melalui bank mitra Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, BNI dan BRI.

"Hari ini juga anak-anak bisa mengambil dana yang sudah disediakan oleh bank-bank mitra Kemendikbud," kata Muhadjir di lokasi.

Muhadjir menjelaskan bahwa penerima KIP tahun 2019, baik SD, SMP, SMA/SMK di DKI Jakarta sebanyak 31.299 siswa dengan nilai bantuan sebesar Rp 4,1 triliun.

"Ini termasuk provinsi penerima KIP terbesar untuk seluruh Indonesia," ujarnya.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini