Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jimly sebut konglomerat berani bayar politikus jadi kepala daerah

Jimly sebut konglomerat berani bayar politikus jadi kepala daerah Jimly Asshiddiqie. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie mengatakan dari 50 orang terkaya di Indonesia hanya 5 pengusaha yang beragama muslim. Selain itu, Jimly mengatakan saat ini yang berkuasa di Indonesia adalah para pengusaha dan pemilik modal.

Bahkan, lanjut Jimly, mereka bisa mengatur politik dan kepentingan publik. Menurut Jimly, para pengusaha bahkan berani membiayai para politikus dan calon penjabat di daerah.

"Tujuannya untuk menyedot potensi alam jika berhasil memenangkan Pilkada," kata Jimly saat menerima kunjungan pengurus Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Alasannya, kata Jilmy, karena biaya politik mahal maka para konglomerat danai siapa saja yang mau berkuasa. "Puncaknya demokrasi dikalahkan pengusaha saat Donald Trump berkuasa. Di Amerika sudah terjadi. Di Indonesia juga terjadi," katanya.

Oleh karena itu, Jimly meminta pengusaha muslim harus mengambil alih kekuasaan dari tangan-tangan jahat tersebut. Sudah saatnya imbuh Jimly pengusaha muslim mengalihkan kekuasaan ke arah yang lebih positif.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal SKPI Fauzan Rachmansyah mengatakan SKPI akan terus mengadakan Roadshow ke beberapa ulama dan tokoh bangsa untuk mempersatukan pemuda muslim. "Kita terus meminta nasihat dan menuntut ilmu. Ini momen transformasi pemuda dalam gerakan taubat nasional, untuk menciptakan generasi yang beriman dan memberikan keadilan di masyarakat," katanya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP