Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika Terjadi Macet Saat Mudik, Sistem Satu Arah Diberlakukan di Tol

Jika Terjadi Macet Saat Mudik, Sistem Satu Arah Diberlakukan di Tol macet mudik 2016. ©Twitter

Merdeka.com - Sejumlah strategi sudah dipersiapkan menyambut arus mudik Lebaran 2019. Salah satu yang mungkin diterapkan adalah pemberlakuan sistem satu arah atau one way pada ruas jalan yang mengalami kemacetan.

Kakorlantas Polri, Irjen Refdi Andri, mengatakan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 1 hingga 2 Juni 2019.

"Ada hal berbeda dibandingkan tahun lalu, kita akan melakukan one way pada ruas tertentu. Khususnya di tanggal 30, 31, 1 dan tanggal 2. Di mana memang tanggal-tanggal itu adalah yang padat, yang puncaknya kita perkirakan adalah tanggal 1 dan 2," kata Refdi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Refdi, volume kendaraan di sejumlah ruas akan berbeda-beda. Namun, pihaknya akan melakukan pemantauan kondisi pergerakan di sepanjang Tol Cikampek hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Karena bagaimana pun volume-volume pergerakan ini berbeda pada masing-masing ruas tol. Ruas Tol Cikampek berbeda dengan ruas Tol Jagorawi, demikian juga Jakarta-Merak. Tetapi yang paling dominan adalah pergerakan sepanjang Cikampek sampai nanti Jawa Tengah sampai nanti ke Jawa Timur," ungkapnya.

Sedangkan untuk arus balik, diprediksi terjadi pada 8-9 Mei. Oleh karena itu, dia memperkirakan tim Ketupat akan bersiaga hingga 10 Juni.

"Kita akan melakukan operasi ketupat. Operasi kepolisian yang kita kenal dengan sandi operasi ketupat 2019. Dengan kekuatan kita cukup banyak, Polrinya 93 ribu, kemudian ada lagi kekuatan lain, TNI, Kemenhub, dan semua pada unsur-unsur 5 pilar itu, ditambah dengan mitra terkait, ada juga pramuka, patroli keamanan sekolah," ucapnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP