Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jembatan Pematang Panggang Dibuka Kembali Usai Diperbaiki, Maksimal Muatan 20 Ton

Jembatan Pematang Panggang Dibuka Kembali Usai Diperbaiki, Maksimal Muatan 20 Ton Truk terjebak di Jembatan Pematang Panggang. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Jembatan Pematang Panggang di Pematang Panggang, Mesuji, Lampung, yang menghubungkan Sumatera Selatan-Lampung selesai diperbaiki setelah lebih dari dua pekan ambles. Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalintim) kembali dibuka untuk semua jenis kendaraan.

Jembatan resmi dioperasikan mulai Selasa (2/7) pukul 16.30 WIB. Hanya saja, saat ini masih dalam taraf uji coba. Kapolsek Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, AKP Darmanson, mengungkapkan untuk sementara jembatan tersebut hanya dilewati kendaraan pribadi dan truk dengan kapasitas tak lebih dari 20 ton.

"Ya mulai kemarin sore jalintim sudah mulai dibuka kembali, perbaikan lebih cepat dari prediksi," ungkap Darmanson, Rabu (3/7).

Dikatakannya, arus lalulintas dilakukan secara buka tutup satu arus untuk mengantisipasi kapasitas muatan kendaraan. Hingga saat ini petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Sumsel dan Lampung dibantu masyarakat masih di lokasi untuk mengatur kendaraan.

"Kami masih di lapangan agar tidak terjadi penumpukan mobil di atas jembatan. Kami juga cegah terjadinya pungutan liar," ujarnya.

Dia menambahkan, pada awal dibuka sempat terjadi kemacetan panjang dari Lampung maupun di wilayah Sumsel. Sebab, banyak kendaraan yang menumpuk di rumah-rumah makan sejak jaman itu ambles.

"Memang selama ini banyak sopir truk yang menginap di rumah makan di sekitar jembatan, begitu dibuka mereka buru-buru berangkat," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Pematang Panggang ambles akibat dilintasi truk fuso bermuatan lebih dari 40 ton, Senin (17/6) dini hari. Roda mobil tersangkut lantaran badan jembatan ambruk.

Kejadian itu membuat kendaraan lain dari arah OKI maupun Lampung atau sebaliknya tak bisa melintas. Kemacetan parah pun tak terelakkan hingga ke Desa Sungai Pinang, Ogan Ilir yang berjarak belasan kilometer.

Untuk mengantisipasi kemacetan, kepolisian mengalihkan kendaraan bermuatan melewati Jalinteng. Sementara kendaraan pribadi melewati jembatan darurat atau jalan tol.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP