Jelang Imlek, Perajin Lampion di Solo Kebanjiran Pesanan

Jumat, 17 Januari 2020 14:09 Reporter : Arie Sunaryo
Jelang Imlek, Perajin Lampion di Solo Kebanjiran Pesanan Perajin Lampion di Solo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2571 membawa berkah bagi para perajin lampion. Di Kota Solo misalnya, perajin lampion yang ada di Jalan Arifin, sampai kerepotan memenuhi pesanan. Apalagi di Kota Solo perayaan Imlek dilakukan secara meriah. Sedikitnya 5 ribu lampion dipasang.

Rehani (70) salah satu perajin di utara balai kota tersebut terus bekerja menyelesaikan pesanan lampion. Tangan kiri Rehani tampak memegang kawat. Sedangkan tangan kanannya memegang tang.

Kakek tersebut memotongi kawat panjang dengan alat tang menjadi ukuran 20 sentimeter. Kawat yang telah terpotongi tersebut, ia lipat menjadi bentuk segi empat. Kawat tersebut berfungsi sebagai tumpuan bola lampu di dalam lampion.

"Saya menjadi pengrajin lampion sudah 15 tahun lamanya. Ini saya menyelesaikan pesanan lampion cukup banyak," ujar dia, saat ditemui di Toko Istana lampion Jalan Arifin No. 11 Kampung Widuran, Kepatihan Kulon, Solo.

Ia mengaku, setiap hari membuat lampion berbagai ukuran untuk memenuhi orderan. Kerja membuat lampion dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Menurut dia, orderan membuat lampion naik 50 persen dibandingkan hari biasanya.

Kenaikan jumlah pesanan ini, dikatakannya, belum mencapai puncaknya. Pesanan baru memuncak sepekan sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Untuk harga disesuaikan dengan ukuran.

"Harga lampion tidak sama tergantung ukurannya. Ukuran diameter 25 sentimeter dijual Rp25.000 per buah. Sedangkan lampion ukuran diameter 60 sentimeter dijual Rp75.000 per buah," katanya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Imlek
  3. Tahun Baru Imlek
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini