Jejak Pengorbanan Nyak Sandang, Sosok di Balik Pembelian Pesawat Pertama RI yang Bikin Prabowo Berlutut di Istana

Momen Prabowo berlutut di depan Teungku Nyak Sandang itu terjadi ketika memberikan penghargaan Bintang Jasa Utama kepada tokoh asal Aceh tersebut.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Jejak Pengorbanan Nyak Sandang, Sosok di Balik Pembelian Pesawat Pertama RI yang Bikin Prabowo Berlutut di Istana
Jejak Pengorbanan Nyak Sandang, Sosok di Balik Pembelian Pesawat Pertama RI yang Bikin Prabowo Berlutut di Istana (Merdeka.com)

Nama Teungku Nyak Sandang bin Lamudin menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto berlutut memberikan penghargaan Tanda Kehormatan berupa Bintang Jasa Utama kepada tokoh asal Aceh tersebut. Penghargaan tanda jasa itu diberikan Prabowo kepada Teungku Nyak Sandang dan 141 tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8).

Para penerima tanda kehormatan itu berasal dari kalangan menteri, pejabat lembaga tinggi negara, pejabat pimpinan lembaga pemerintah dan non-kementerian, pejabat TNI dan Polri, WNI dengan latar belakang profesi, hingga budayawan.

Pemberian Tanda Kehormatan yang merupakan rangkaian dari HUT Ke-80 Kemerdekaan RI tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta, Senin, dengan didahului menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta.

Teungku Nyak Sandang
Teungku Nyak Sandang Istimewa

Bintang Jasa Utama diberikan Prabowo merupakan bentuk penghargaan negara atas pengorbanan besar Teungku Nyak Sandang dalam sejarah perjuangan bangsa.

Suasana haru menyelimuti ruangan ketika Teungku Nyak Sandang hadir dengan kursi roda. Presiden Prabowo kemudian berlutut di hadapan Nyak Sandang untuk mengalungkan dan menyematkan tanda kehormatan.

Saat pembawa acara menyebutkan jasanya dalam pengadaan pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001, tepuk tangan meriah bergema dari seluruh hadirin, sebagai penghormatan atas pengorbanan yang diwariskan bagi Indonesia.

Teungku Nyak Sandang bin Lamudin adalah seorang tokoh asal Aceh dikenal luas atas jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dia merupakan salah satu penyumbang dana penting untuk pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, yaitu Seulawah RI-001.

Pada usia 23 tahun, Teungku Nyak Sandang berinisiatif menjual harta pribadinya berupa tanah dan emas. Hasil penjualan yang senilai 20 mayam emas ini diserahkan kepada negara untuk mendukung pembelian pesawat Seulawah RI-001 oleh Presiden Soekarno. Pesawat ini kemudian menjadi cikal bakal lahirnya maskapai Garuda Indonesia.

Meskipun tidak banyak informasi mengenai latar belakang keluarganya, pengorbanan Teungku Nyak Sandang mencerminkan solidaritas kolektif masyarakat Aceh dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Seulawah RI-001 bukan hanya sekadar pesawat, tetapi juga simbol kedaulatan bangsa yang baru merdeka.

Rekomendasi