Jejak Kuburan China Ditemukan di Sawah Besar Jakpus, Ada Tulang Belulang Manusia di Saluran Air

Dugaan sementara tulang-belulang merupakan bagian dari kuburan lama sudah tertimbun.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Jejak Kuburan China Ditemukan di Sawah Besar Jakpus, Ada Tulang Belulang Manusia di Saluran Air
Jejak Kuburan China Ditemukan di Sawah Besar Jakpus, Ada Tulang Belulang Manusia di Saluran Air (Merdeka.com)

Tulang-belulang manusia ditemukan di saluran air kawasan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Hasil penyelidikan awal diduga kerangka tersebut merupakan sisa kuburan China tua sudah ada sejak tahun 1960-an.

Kasubdit Penmas Polda Metro, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan, penemuan itu terjadi pada Senin (20/10) sekira pukul 14.45 WIB. Ketika itu, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kecamatan Sawah Besar tengah melakukan normalisasi saluran di Jalan A Gang IV, RT 04/04.

Saat petugas Sudin SDA Sawah Besar membersihkan menemukan tulang-belulang diduga manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan salah satu pekerja kepada Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang kemudian meneruskan informasi ke Bhabinkamtibmas setempat.

"Bhabinkamtibmas segera meluncur ke TKP dan pada saat di lokasi benar adanya di dalam saluran adanya tulang belulang manusia yang di duga dari kepala sampai kaki yang di temukan oleh pekerja sudin sda kecamatan sawah besar," kata Reonald dalam keterangan tertulis, Rabu (22/10).

Polisi Turun Tangan

Terpisah Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, dugaan sementara tulang-belulang merupakan bagian dari kuburan lama sudah tertimbun. Hal itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Dia mengatakan, lokasi itu dahulu pernah berdiri kuburan warga keturunan Tionghoa sekitar tahun 1964.

"Itu menurut saksi tahun 1964 itu ada kuburan China disana jadi kemungkinan sementara yang kita duga adalah itu kerangka kuburan cina tersebut, kuburan tua," ujar dia.

Dia mengatakan kronologi tulang belulang itu ditemukan semula saat sejumlah pekerja dari Sudin Sumber Daya Air tengah menggali tanah untuk pembangunan gorong-gorong. Saat penggalian berlangsung, ternyata di bawahnya ada kerangka.

"Iya lagi bangun saluran. Kerangka utuh tapi dengan waktu yang lama mungkin sudah copot-copot," ujar dia.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Sebanyak tiga orang saksi telah dimintai keterangan. Sementara itu, tulang-belulang itu sudah dibawa ke Laboraturium Forensik untuk diteliti lebih jauh.

"Ke forensik untuk diteliti dulu," tandas dia.

Rekomendasi