Jejak apartemen runtuh di Bekasi, pernah ribut dengan Tol Becakayu
Merdeka.com - Tangga darurat di Apartemen Grand Kamala Lagoon di Jalan KH. Noer Alie, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi runtuh dari lantai 32. Apartemen milik PT. PP Properti itu mulai dibangun sejak 2014, diresmikan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Berdasarkan penelusuran merdeka.com, proyek dengan konsep super blok (mixed use development) yang digarap oleh PT. PP Properti itu dikembangkan di area seluas 30 hektar. Kawasan itu disebut-sebut menjadi yang terbesar di Bekasi.
Di dalam proyek itu, anak perusahaan dari PT. Pembangunan Perumahan (PP) Tbk tersebut berinvestasi hingga Rp 11 triliun. Adapun, di lingkungan kawasan bakal terdapat mal, gedung perkantoran, hotel, rumah sakit, sekolah internasional, ruko, dan apartemen. Targetnya, rampung pada 2035 mendatang.
Perusahaan sempat bersitegang dengan otoritas pembangunan tol Becakayu setelah jalan tol bebas hambatan itu dilanjutkan pembangunannya. Sebab, jembatan layang yang dibangun PT. PP bertubrukan dengan rencana tol Becakayu. Alhasil, pihak perusahaan mengalah, jembatan tak sampai melintas di atas Kalimalang.
Perwakilan perusahaan pada bagian keamanan kerja, Priyo Leksono mengatakan, saat ini baru ada dua proyek yang dikerjakan. Yakni dua tower apartemen. Masing-masing baru rampung 60 persen, dan 20 persen.
"Sementara dihentikan di lokasi kejadian runtuhnya tangga darurat," katanya, Rabu (4/1).
Menurut dia, lokasi runtuhnya tangga berada di tower emerald north. Peristiwa runtuhnya bermula ketika pekerja baru saja menyelesaikan pemasangan tangga darurat yang menghubungkan tangga di lantai 32 ke lantai 33.
"Karena efek domino, sehingga menyebabkan semua tangga di bawahnya ikut runtuh karena tertimpa," katanya.
Seperti diketahui, tangga darurat di Apartemen Grand Kamala Lagoon runtuh dari lantai 32 ke lantai dasar. Lokasi runtuhan berada di tower I atau tower emerald north. Seorang pekerja bernama Pajar Sidiq (21) dilaporkan tertimpa reruntuhan, hingga berita dibuat proses evakuasi masih berlangsung.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya