Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jatuh dari ayunan, bayi perempuan ditemukan tak bernyawa saat banjir

Jatuh dari ayunan, bayi perempuan ditemukan tak bernyawa saat banjir mayat bayi. Marc Dietrich / Shutterstock.com

Merdeka.com - Betapa malang nasib Salsabila Nadhifa. Bayi perempuan yang berusia 1 tahun 6 bulan ini meninggal dunia, setelah tak ditemukan di ayunannya ketika banjir melanda tempat tinggal kakeknya di Dusun III Kampung Mandailing, Sei Rampah, Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, Rabu (10/10).

Jasad Salsabila ditemukan di ruang tamu rumah yang sedang digenangi air. "Ditemukan pukul 08.30 Wib," kata Andi Rangkuti, seorang warga dan kerabat korban.

Berdasarkan informasi dihimpun, Salsabila adalah bayi piatu. Ibunya, Lisnawati, meninggal dunia saat melahirkannya. Dia dirawat ayahnya, Irawan Efendi alias Ucok Bunga (35).

Irawan sehari-hari bekerja sebagai pengemudi becak bermotor (betor). Setiap sang ayah bekerja, Salsabila dirawat neneknya, yang tinggal tak jauh dari kediaman mereka.

Rabu (10/10) pagi, seperti biasa, Salsabila diasuh neneknya. Saat itu banjir melanda kawasan tempat tinggal mereka.

Pagi itu, Salsabila diayun di bagian dapur rumah, ruang yang paling tinggi dan kering di rumah mereka. Sang nenek meninggalkannya terlelap di ayunan, karena perempuan itu harus pergi mengantar cucunya yang lain ke sekolah.

Saat sang nenek pulang, dia terkejut bukan kepalang. Salsabila tidak ada lagi di ayunan. Di dapur juga tidak ada.

Keluarga dan tetangga pun sibuk mencari ke sana kemari. "Dicari ke belakang, ke parit, tetapi tidak ketemu," ucap Andi.

Sampai akhirnya Salsabila ditemukan di ruang tamu yang tergenang air dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP