Jalur ke Nusa Dua banjir, lalin macet hingga 12 km
Merdeka.com - Hujan yang mengguyur tidak hentinya sejak semalam membuat kawasan Jimbaran hingga ke jalur Nusa Dua terputus.
Sejumlah kendaraan terpaksa harus terhenti lantaran air menggenang badan jalan hingga setinggi pinggang orang dewasa.
"Banjirnya sudah dari pagi tadi pak. Parahnya baru siang ini sudah tidak ada kendaraan bisa lewat. Jalur tol juga macet total," ujar Haddy, salah seorang warga yang tinggal di Nusa Dua hendak menuju ke Airport Ngurah Rai, Minggu (21/1) Kuta Selatan, Kabupaten Badung di Bali.
Informasi dihimpun, penumpukan kendaraan terjadi hingga sepanjang 12 km dari arah utara menuju ke jalur Kuta hingga Nusa Dua. Tepatnya kendaraan mengekor dari baypass Sanur, Pesanggaran Benoa hingga simpang Ngurah Rai Tuban.
Titik terparah banjir ada di di wilayah kawasan Baypass Jimbaran. Air hingga membuat sejumlah rumah warga juga tergenang, khususnya yang berada sisi jalan bagian timur.
Ngurah Dibya yang tinggal di kawasan tersebut meyakinkan bahwa setiap musim penguhujan sudah jadi langganan banjir di wilayah Jalan Baypass Ngurah Rai di Jimbaran.
"Hampir tiap tahun ada bongkaran drainase. Banjir tetap saja dan selalu. Sekarang ini jalan terputus tidak bisa dilalui," singkatnya.
Bahkan informasinya objek wisata baru di Pantai Pandawa, terjadi air terjun alami. Akibat volume hujan yang cukup tinggi membuat air dari atas tebing meluap ke arah badan jalan menuju pantai Pandawa Kuta Selatan.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya