Jakarta Kota Teraman Kedua di ASEAN, Gubernur Pramono Anung Ungkap Kunci Keberhasilan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rasa syukurnya atas predikat Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN. Apa saja faktor kunci yang menjadikan Jakarta kota teraman dan nyaman bagi warganya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jakarta Kota Teraman Kedua di ASEAN, Gubernur Pramono Anung Ungkap Kunci Keberhasilan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rasa syukurnya atas predikat Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN. Apa saja faktor kunci yang menjadikan Jakarta kota teraman dan nyaman bagi warganya? (AntaraNews)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kondisi Jakarta yang kini semakin aman dan nyaman. Keamanan ini terbukti dengan lancarnya berbagai kegiatan lintas agama yang telah berlangsung baik pada akhir tahun lalu maupun tahun ini. Pernyataan ini disampaikan Pramono di Jakarta, Sabtu (9/5), menyoroti kemajuan signifikan ibu kota dalam menjaga ketertiban dan toleransi di tengah masyarakat.

Pramono Anung menyoroti bahwa berbagai potensi ketegangan di masa lalu kini telah berubah menjadi suasana yang aman dan nyaman. Ini terlihat dari suksesnya penyelenggaraan perayaan besar seperti Christmas Carol kolosal, Nyepi, Imlek, Ramadhan, Idul Fitri, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Semua acara tersebut, menurutnya, berjalan dengan baik dan lancar, menunjukkan tingkat toleransi yang tinggi di Jakarta.

Apresiasi khusus diberikan kepada seluruh warga Jakarta, termasuk jemaat Katolik di bawah naungan Keuskupan Agung Jakarta, atas peran serta mereka dalam menjaga keamanan ibu kota. Pramono menegaskan bahwa pencapaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura tidak akan mungkin terjadi tanpa kontribusi aktif dari semua pihak. Hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Apresiasi Keamanan dan Toleransi di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kebanggaannya terhadap kondisi keamanan dan kenyamanan ibu kota yang terus meningkat. Menurutnya, hampir semua isu yang sebelumnya berpotensi menimbulkan ketegangan kini dapat diatasi dengan baik, menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh warga. Keberhasilan ini menjadi cerminan dari kerja keras bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Berbagai perayaan keagamaan yang sukses diselenggarakan di Jakarta menjadi bukti nyata dari kuatnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Mulai dari Christmas Carol kolosal, perayaan Nyepi, Imlek, hingga Ramadhan dan Idul Fitri, semuanya berlangsung tanpa insiden berarti. Situasi ini menunjukkan bahwa Jakarta telah menjadi rumah yang nyaman bagi keberagaman, di mana setiap keyakinan dapat dirayakan dengan damai.

Pramono Anung secara spesifik menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk jemaat Katolik di bawah Keuskupan Agung Jakarta, atas peran aktif mereka. Kontribusi dari berbagai komunitas ini sangat vital dalam menjaga stabilitas dan keamanan kota. Keterlibatan aktif warga menjadi fondasi utama dalam mempertahankan predikat Jakarta sebagai kota yang aman dan nyaman untuk ditinggali.

Jakarta di Peringkat Global Residence Index

Laporan Global Residence Index edisi 16 Januari 2026 menempatkan Jakarta pada posisi yang membanggakan dalam daftar kota teraman di Asia Tenggara. Ibu kota Indonesia ini berhasil menduduki peringkat kedua dengan skor 0,72, menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek keamanan. Pencapaian ini menempatkan Jakarta tepat di bawah Singapura, yang memimpin daftar dengan skor 0,90.

Pramono Anung mengungkapkan bahwa sebelumnya, Jakarta kerap berada di peringkat enam atau tujuh dalam survei serupa. Kenaikan peringkat yang drastis ini menjadi indikator keberhasilan berbagai kebijakan dan upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Peningkatan ini juga mencerminkan efektivitas strategi keamanan dan pembangunan kota.

Prestasi ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga merefleksikan kualitas hidup yang lebih baik bagi penduduk Jakarta. Keamanan yang terjamin memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas dengan tenang dan produktif, mendorong pertumbuhan ekonomi serta sosial. Peringkat ini juga meningkatkan citra Jakarta di mata internasional sebagai kota metropolitan yang aman dan layak huni.

Peran Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dinilai sangat mendukung capaian keamanan ini adalah pembukaan lapangan Monumen Nasional (Monas) untuk berbagai kegiatan keagamaan. Monas kini menjadi ruang publik yang inklusif, tempat perayaan Natal, Imlek, Nyepi, dan Idul Fitri dapat diselenggarakan secara terbuka. Inisiatif ini telah mengubah Monas menjadi simbol persatuan dan toleransi.

Penyelenggaraan berbagai acara keagamaan di Monas membuktikan kuatnya toleransi dan keberagaman yang ada di ruang publik Jakarta. Kebijakan ini tidak hanya memfasilitasi ekspresi keagamaan, tetapi juga memperkuat ikatan antarwarga dari berbagai latar belakang. Monas, sebagai ikon kota, kini juga menjadi simbol kekuatan Jakarta dalam merangkul perbedaan.

Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman. Dengan menyediakan ruang bersama untuk perayaan keagamaan, pemerintah turut serta membangun jembatan antar komunitas. Kebijakan ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan skor keamanan Jakarta dalam indeks global.

Daftar Kota Teraman di ASEAN

Setelah Jakarta yang menduduki peringkat kedua, daftar kota teraman di Asia Tenggara secara berurutan ditempati oleh beberapa ibu kota dan kota besar lainnya. Bangkok, ibu kota Thailand, berada di posisi berikutnya, diikuti oleh Vientiane dari Laos, dan Hanoi dari Vietnam.

Selanjutnya, Kuala Lumpur di Malaysia, Phuket di Thailand, dan Ho Chi Minh City di Vietnam juga masuk dalam daftar ini, menunjukkan tingkat keamanan yang relatif baik. Kemudian, Phnom Penh di Kamboja dan Manila di Filipina melengkapi daftar kota-kota yang dinilai dalam laporan Global Residence Index.

Urutan ini memberikan gambaran komparatif mengenai tingkat keamanan di berbagai kota di kawasan Asia Tenggara. Posisi Jakarta yang berada di atas banyak ibu kota lain menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang aman bagi penduduk dan pengunjung.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi