Jaga Kenyamanan Warga, Polda Sultra Gelar Patroli Skala Besar Jelang Nataru 2025-2026

Polda Sultra intensifkan Patroli Nataru skala besar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, siapkan puluhan posko.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jaga Kenyamanan Warga, Polda Sultra Gelar Patroli Skala Besar Jelang Nataru 2025-2026
Polda Sultra intensifkan Patroli Nataru skala besar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, siapkan puluhan posko. (AntaraNews)

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memulai operasi Patroli Nataru skala besar sebagai langkah antisipasi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini bertujuan utama untuk memastikan terciptanya suasana aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sultra dalam menjaga ketertiban umum dan memberikan pelayanan optimal selama periode libur panjang akhir tahun.

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko secara langsung memimpin kegiatan patroli di Kendari pada Selasa malam, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat. Beliau mengimbau warga agar tidak ragu untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan. Langkah proaktif ini diharapkan dapat meminimalisir insiden dan mempercepat penanganan masalah yang mungkin timbul.

Dalam rangka mendukung kelancaran perayaan Nataru, Polda Sultra telah mendirikan sebanyak 77 posko yang tersebar di berbagai titik strategis. Posko-posko ini terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, serta enam pos terpadu yang siap beroperasi 24 jam penuh. Keberadaan posko-posko ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi, bantuan, dan respons cepat bagi masyarakat yang membutuhkan selama periode libur Nataru 2025-2026.

Pengamanan Optimal Melalui Posko Terpadu Jelang Nataru

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama periode Nataru, Polda Sultra telah mengerahkan personel secara maksimal di seluruh posko yang didirikan. Kapolda Didik Agung Widjanarko memastikan bahwa setiap posko dijaga oleh anggota kepolisian yang siap siaga 24 jam. "Pos pos itu anggota kami berjaga 24 jam, ada personelnya dan peralatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Personel yang bertugas di posko-posko tersebut diinstruksikan untuk selalu responsif dalam melayani masyarakat, baik mereka yang merayakan ibadah Natal maupun yang menyambut Tahun Baru 2026. Fokus utama adalah memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga warga dapat menjalankan aktivitas perayaan dengan tenang. Keberadaan posko-posko ini menjadi tulang punggung strategi Patroli Nataru Polda Sultra dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Total 77 posko ini didesain untuk mencakup area-area vital dan rawan keramaian, memastikan cakupan pengamanan yang luas. Dengan adanya pos pelayanan dan pengamanan, masyarakat dapat dengan mudah mengakses bantuan atau melaporkan kejadian. Enam pos terpadu juga berfungsi sebagai pusat koordinasi antarinstansi terkait dalam upaya pengamanan Nataru.

Imbauan dan Penertiban Kembang Api untuk Keamanan Bersama

Menjelang malam pergantian tahun, Kapolda Didik Agung Widjanarko secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pesta kembang api di tengah kota. Beliau menekankan bahwa perayaan malam tahun baru dengan membakar kembang api memiliki risiko yang sangat besar, terutama jika dilakukan di area padat penduduk. "Kami imbau masyarakat jangan pesta kembang api di tengah kota, itu resikonya terlalu besar," tegasnya.

Kapolda menyarankan agar kegiatan penyalaan kembang api, jika memang ingin dilakukan, diarahkan ke lokasi yang lebih aman seperti dekat pantai. Hal ini bertujuan untuk menghindari dampak kerawanan yang bisa ditimbulkan bagi warga lain serta mencegah potensi kebakaran atau kecelakaan. Imbauan ini merupakan bagian penting dari upaya Patroli Nataru Polda Sultra dalam menjaga keselamatan publik.

Polda Sultra juga menegaskan bahwa akan ada tindakan tegas bagi masyarakat yang tetap membandel dan menyalakan kembang api di area terlarang. Petugas kepolisian tidak akan segan memberikan teguran, bahkan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Kita harap masyarakat dengan sadar, karena itu ada kerawanan apabila merayakan tahun baru dengan membakar kembang api, dan kami akan melakukan penertiban," kata Kapolda.

Sinergi Pemerintah Daerah dalam Menjamin Rasa Aman Warga

Dukungan penuh terhadap kegiatan Patroli Nataru Polda Sultra juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka turut serta dalam patroli skala besar ini, menunjukkan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Beliau menyatakan bahwa patroli ini secara langsung bertujuan untuk memberikan rasa aman di tengah masyarakat menjelang Nataru.

Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini juga berfungsi untuk meninjau kesiapan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah didirikan. Selain itu, patroli ini menjadi ajang untuk melihat keterpaduan semua pihak dalam memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat. "Jadi patroli ini menujukan pemerintah hadir memberikan rasa aman masyarakat yang merayakan ibadah dan pergantian tahun nanti," ujarnya.

Sinergi antara Polda Sultra dan Pemerintah Provinsi Sultra ini menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan suasana kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Nataru dapat berjalan lancar tanpa hambatan, serta masyarakat dapat merayakan dengan damai dan aman.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi