Jadi Korban Jambret, Bule Rusia di Bali Rugi Puluhan Juta

Rabu, 26 Mei 2021 02:03 Reporter : Moh. Kadafi
Jadi Korban Jambret, Bule Rusia di Bali Rugi Puluhan Juta Penjambret bule Rusia di Bali. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Kepolisian Polres Badung, Bali, menangkap pelaku penjambretan berinisial AD (37) yang korbannya adalah Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Veronika Poliakova (24).

"Iya, pelapor telah menjadi korban penjambretan," kata Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Putu Ika Prabawa di Mapolres Badung, Selasa (25/5).

Peristiwa itu terjadi Sabtu (1/5) lalu sekitar pukul 23.50 Wita di Jalan Raya Umalas, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Korban awalnya hendak pulang ke tempat tinggalnya di Villa Onix Jalan Pantai Brawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, dengan mengendarai sepeda motor merek Scoopy warna hitam dari arah barat.

Saat perjalanan pulang korban menyelempangkan tasnya di pundak bagian kanan. Pelaku menarik tas korban sampai putus lalu kabur.

"Sebelum tikungan ke kiri tiba-tiba ada sepeda motor dari arah belakang memepet pelapor (korban) dari bagian kanan dan orang tersebut langsung menarik tas selempang warna hitam milik korban sampai putus," terang Ika.

Sementara, barang-barang korban yang dibawa kabur sebuah handphone merek Iphone 11 warna hitam dan uang tunai Rp100 ribu dan kartu pembayaran barang. "Korban sempat mengejar pelaku kurang lebih 200 meter namun tak kunjung didapatkan," jelasnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp10 juta dan warga asing itu melaporkannya ke Polres Badung.

Polisi langsung melakukan penyelidikan. Diketahui pelaku beralamat di Perumahan Padang Asri I/7 Denpasar, Kelurahan Padang Sambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat.

Polisi akhirnya menangkap pelaku yang merupakan lulusan diploma-3 itu di sebuah indekos di Jalan Suli, Denpasar, pada Jumat (21/5) sekitar pukul 02.00 Wita.

Dari tangan pelaku ditemukan sejumlah barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merek Yamaha NMax warna putih dengan nomor polisi DK-4895-FAJ berserta kuncinya, 1 buah HP Iphone 11 warna hitam dan 1 buah helm warna hitam.

"Yangbersangkutan (dikenai) Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Pelaku juga bisa saja dikenakan pasal 365 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima tahun," ujar AKP Ika. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penjambretan
  3. Bali
  4. Denpasar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini