Jabar Siaga Satu Virus Corona, Wali Kota Bandung Bentuk Tim Khusus
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga satu penyebaran virus Corona. Sejalan dengan itu, Pemerintah Kota Bandung menindaklanjuti dengan rencana pembentukan tim khusus. Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik.
Walikota Bandung, Oded M Danial menyatakan, penanganan kasus ini tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Kesehatan. Perlu ada tim khusus yang bisa melakukan langkah penanganan sekaligus pencegahan penyebaran virus corona.
Dia akan segera berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti TNI dan Polri, guna menentukan langkah strategis pencegahan.
"Ya, nanti hari ini kita bentuk tim dulu Insya Allah agar komprehensif, tidak bisa hanya parsial, karena ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan dulu, ini tanggung jawab bersama," ujar Oded, saat ditemui di Pendopo, Kota Bandung, Senin (2/3).
Dia tengah menyusun langkah terkait ketersediaan masker di Kota Bandung. Ini dilakukan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan untuk keuntungan pribadi.
"Tapi yang pasti hari ini atau besok saya akan koordinasi dulu," ucap dia.
Masyarakat diimbau tetap tenang menghadapi isu virus corona. Namun berhati-hati jika bepergian ke daerah yang teridentifikasi sebaran virus corona. Periksakan diri ke rumah sakit jika mengalami gejala batuk, pilek, sesak napas diiringi demam. Saling menjaga dan memantau kesehatan di antara masyarakat.
"Pertama saya mengimbau kepada warga Kota Bandung kita harus hati-hati di dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan status siaga satu setelah dua warganya dipastikan terpapar virus corona (covid-19). Semua sumber daya yang berhubungan dengan potensi penyebaran virus diminta untuk meningkatkan pengawasan.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menginstruksikan semua kepala daerah menyiagakan rumah sakit di 27 kabupaten kota. Dia meminta masyarakat untuk memeriksakan diri ketika mengalami gejala penyakit virus corona.
"Kita sekarang posisinya siaga satu virus corona di Jawa Barat. Saya imbau warga yang melihat dan mengalami gejala yang mirip, kan susah dibedakan, mana flu mana corona untuk segera mengecek (kesehatan)," kata Ridwan Kamil.
Langkah ini diambil setelah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan melalui pengumuman resminya bahwa virus corona atau Covid-19 telah masuk di Indonesia. Terdapat dua warga di Depok, Jawa Barat yang masing-masing berusia 64 tahun dan 31 tahun telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya