Ini yang dibahas Mentan dengan KPK terkait kelapa sawit

Kamis, 7 Desember 2017 18:44 Reporter : Sania Mashabi
Mentan Andi Amran Sulaiman di KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan diskusi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan itu Andi mengaku melakukan pembahasan mengenai kelapa sawit di areal produksi ataupun lahan produksi.

"Kemudian ada sawit di areal hutan produksi ini yang kita bahas fokus dengan KPK Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Kehutanan kemudian tadi dari pajak Insya Allah mudah-mudahan ke depan bisa kita menemukan solusi yang terbaik untuk saudara-saudara kita petani palsma sawit seluruh Indonesia," kata Amran di lokasi, Kamis (7/12).

Menurutnya, saat ini Kementan harus berkoordinasi dengan KPK untuk mencegah tindak pidana korupsi. Sebab ada plasma kelapa sawit milik masyarakat yang masuk ke dalam hutan produksi.

"Hubungannya adalah ada plasma yang berada di kawasan hutan produksi. Ini kita akan carikan solusi yang terbaik untuk masyarakat untuk petani sawit seluruh Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, bahwa saat ini KPK dengan beberapa Kementerian. Mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan juga Kementerian ATR.

"Mentan dan KPK akan membentuk tim yang melibatkan KLHK dan ATR untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih HGU (Hak Guna Usaha) sawit yang masuk ke hutan lindung dan kawasan konservasi," kata Febri.

Selain itu, Febri juga menuturkan akan ada membangun database perkebunan rakyat melalui pendataan sawit rakyat untuk perbaikan bantuan pemerintah ke perkebunan sawit rakyat. Serta pengawalan implementasi perkebunan sosial dan tora (tanah objek reformasi agraria).


[eko]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.