Ini sosok Mayjen Jaswandi, Panglima Kodam Jaya yang baru
Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menggelar rotasi, salah satunya untuk posisi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jayakarta. Jabatan yang sebelumnya dipegang oleh Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana kini dijabat Mayor Jenderal Jaswandi.
Jaswandi dilahirkan di Blora, 12 Maret 1960 lalu. Sebelum menyandang jabatan barunya, dia menjadi Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
Setelah lulus dari Akademi Militer pada 1985, Jaswandi memilih untuk mengabdikan diri sebagai prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Saat itu dia dipercaya sebagai Komandan Peleton di Kopassus.
Sejak itu, kariernya hampir tak pernah bergeser dari pasukan elite TNI AD hingga diangkat menjadi Asisten Personel (Aspers) di Kodam XII/Tanjung Pura dan Kodam VI/Mulawarman. Dari Aspers, Jaswandi terus dipercaya menjabat di sejumlah posisi penting di lingkungan Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).
Jabatan itu antara lain Paban I/Ren Spersad, Pamen Denma Mabesad (Dik Lemhannas), Wadanjen Kopassus, Kasdam VII/WRB, Aspers Kasad dan terakhir Pangdam IV/DIP.
Di sisi lain, Jaswandi juga memiliki banyak pengalaman operasi tempur yang melibatkan TNI, antara lain Operasi Seroja (1986, 1989 dan 1995), Operasi Jaring Merah (1991), Operasi Ambon (2005) dan Operasi Pamtas Kalimantan (2009).
Sejumlah tugas berat yang akan diemban Jaswandi. Sebagai Pangdam Jaya, dia tidak hanya bertugas untuk mengamankan ibu kota, tetapi juga menjaga sejumlah objek vital, antara lain Istana Kepresidenan, gedung-gedung pemerintah hingga kantor perwakilan asing.
Selamat bertugas jenderal.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya