Ini kronologi baku tembak begal asal Lampung vs polisi di Cipondoh
Merdeka.com - Kronologi terjadinya baku tembak antara dua anggota Buser dengan dua pencuri sepeda motor Jalan Bakti, Cipondoh, Kota Tangerang, berawal dari korban bernama Yopi Johara (40) sedang menawarkan brosur ke rumah-rumah. Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono.
"Dia (Yopi) sempat turun. Cuma dipinggir jalan saja dan motornya di standarin, dan dia mencari pelanggannya. Namun tiba-tiba motornya dicongkelnya oleh pelaku," kata Awi dalam pesan singkat yang diterima merdeka.com, Jakarta, Sabtu (11/6).
Pada saat yang bersamaan, kata Awi, ternyata anggota Polsek Pesanggrahan tengah berpatroli. Hal ini mengingat meningkatnya angka kejahatan di bulan puasa yang diperkirakan meningkat. Selain itu, lanjutnya, anggota sedang berpatroli mencari Target Operasi (TO) yang kerap melakukan pencurian di kawasan tersebut.
"Sebenernya ada TO yang sudah kita cari, di mana kerap melakukan aksi (pencurian) di daerah itu. Namun, aparat kita malah menemukan yang lain," ujarnya.
"Kedua pelaku yang sedang mengotak-atik sepeda motor milik Yopi. Dan setelah dihampiri anggota mereka langsung kabur dan terjadi tembak-tembakan," sambungnya.
Bukannya menyerahkan diri, para pelaku justru melawan dengan mengeluarkan timah panas.
"Disitulah, anggota kami terluka dan kemudian pelaku berhasil ditembak mati," pungkasnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian akhirnya menemukan identitas kedua pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Bakti, Kelurahan Pinang, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota. Di mana kedua pelaku tewas usai melawan 2 anggota buser.
"Pelaku bernama Rofik bareta (26) dan Murni (26). Keduanya tinggal di Lampung dan bekerja sebagai wiraswasta," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, melalui pesan singkatnya yang diterima merdeka.com, Jakarta, Sabtu (11/6).
Awi megatakan, kalau senjata api (senpi) yang digunakan kedua pelaku merupakan senjata api rakitan berjenis revolver. Di mana saat kejadian, terjadi baku tembak dengan pihak kepolisian, usai dipergoki sedang melakukan curian kendaraan bermotor (curanmor).
"Yang pegang senpi rakitan bernama Murni, dia yang lakukan tembak-menembak dengan anggota kita," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya