Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kisah-kisah para maling ayam apes

Ini kisah-kisah para maling ayam apes Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemarin ditemukan mayat seorang pria tengkurap di pekarangan rumah seorang anggota polisi di Jalan Panjaitan Nomor 102 RT 01/RW 01, Kelurahan Ngadiredjo, Kota Blitar, Selasa (17/06). Mayat itu ditemukan Dirun, warga setempat saat mencari ayamnya yang hilang.

Dalam pencarian, Dirun kaget melihat tubuh tengkurap di kandang ayam pekarangan rumah Purnomo, anggota Polsek Kademangan. Setelah dicek mendekat, ternyata terlihat tubuh itu sudah mati. Sementara di samping mayat ada ayam miliknya dibungkus dengan karung warna putih.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Slamet Riyadi, menduga mayat itu seorang maling ayam. Dia terjatuh dari tembok saat mencuri ayam. Sebab tidak ada luka-luka pada tubuh korban. Yang ada hanya luka di bagian kepala seperti benturan dan berdarah di bagian bibir.

Kisah apes maling ayam itu bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya di banyak daerah banyak kasus serupa, tapi efeknya berbeda. Sama-sama apesnya, tapi ada juga maling yang bonyok dihakimi warga, ada yang selamat sampai akhirnya ditangkap polisi.

Berikut ini kisah-kisah maling ayam apes yang dirangkum merdeka.com dari berbagai sumber:

Apes setelah 10 kali colong ayam

10 kali colong ayam rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada 2013 lalu ada kisah maling apes berinisial MF (25), warga Serut Prambanan Sleman. Setelah 10 kali maling ayam tetangga tapi lolos terus, akhirnya dalam aksi ke-11 dia apes hingga akhirnya tertangkap.Saat itu seperti biasa pada tengah malam dia keliling kampung mencari sasaran. Ia melihat kandang ayam milik salah satu tetangganya tak tertutup, lalu mengambil seekor ayam jago. Di tengah perjalanan pulang, dia membawa ayam diketahui Basuki, tetangganya. Tetapi terdakwa mengaku ayam yang dibawa miliknya.Pada pagi harinya, pemilik ayam asli mengeluh kepada Basuki kehilangan ayamnya. Setelah itu Basuki memberitahukan kalau pada malam harinya melihat MF membawa seekor ayam. Setelah dicek di rumahnya MF, pemilik ayam mengakui jago itu miliknya, lalu MF dilaporkan polisi.

Tewas jatuh saat curi ayam

saat curi ayam rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ini cerita paling anyar. Belum berhasil menikmati hasil curiannya, maling ayam di di Jalan Panjaitan Nomor 102 RT 01/RW 01 Kelurahan Ngadiredjo, Kota Blitar, malah ditemukan tewas, Selasa (17/6). Mayatnya ditemukan si pemilik ayam, Dirun, di kandang ayam pekarangan rumah seorang polisi.Di samping mayat itu, Dirun menemukan ayamnya dibungkus karung putih. Dirun lalu memanggil pemilik rumah, lantas melaporkannya ke kantor polisi.Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Slamet Riyadi, menduga mayat itu seorang maling ayam. Dia terjatuh dari tembok saat mencuri ayam. Sebab tidak ada luka-luka pada tubuh korban. Yang ada hanya luka di bagian kepala seperti benturan dan berdarah di bagian bibir.

Kepergok, maling ayam bonyok

ayam bonyok rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Peristiwa ini terjadi pada Maret 2013 lalu. Deby (19), warga Pasar Tujuh, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Sedang, Sumatera Utara, babak belur dihajar warga. Dia tertangkap tangan mencuri ayam milik Ernawati. Sementara dua orang rekannya berhasil kabur.Kisahnya, Deby waktu itu dibantu dua temannya mencuri ayam di rumah Erna. Deby bertugas mencuri ayam, sementara dua rekannya bertugas mengawasi rumah korban. Apesnya, aksi Deby dkk tepergok tetangga korban yang curiga melihat gerak-gerik teman Deby. Karena curiga, tetangga korban langsung berteriak maling. Deby yang dalam keadaan terpojok tidak bisa melarikan diri. Dia lantas jadi bulan-bulanan warga. Bahkan telinganya nyaris putus karena diiris.

Dikepung ibu-ibu lalu tertangkap

ibu lalu tertangkap rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ini cerita maling apes lainnya. Namanya Nejar (55), warga Jalan Damai, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih. Pada 2011 silam, dia ditangkap puluhan ibu-ibu warga RT 03, RW 01, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sebab mencuri ayam jago milik Azis alias Kadir (55), warga setempat.Nejar ditangkap setelah ketahuan bersembunyi di balik jerami pakan sapi di kandang milik Sali (60), juga warga setempat. Ia tak bisa meloloskan diri karena dikepung puluhan ibu-ibu. Oleh salah seorang perempuan tua, Nejar didekap supaya tidak lari. "Yang menangkap ibu-ibu sekampung," ujar Hasan, ketua RW 01.

(mdk/mtf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP