Ini kiat NH wujudkan kawasan wisata internasional di Sulsel
Merdeka.com - Melirik potensi wisata yang hampir sepenuhnya dimiliki setiap kabupaten/kota di Sulsel, Calon gubernur Sulawesi Selatan nomor urut satu, Nurdin Halid mengusung program pembangunan wisata bertaraf internasional secara komprehensif.
Sulsel yang dikenal sebagai pintu gerbang Kawasan Indonesia Timur dikenal kaya akan daerah wisata mulai dari bahari, budaya hingga religi. Sayangnya, potensi tersebut diyakini NH belum dikelola dengan baik terutama infrastruktur penunjang jauh tertinggal dibanding daerah wisata internasional lain.
Bersama Aziz Qahhar, NH bahkan mengaku telah merancang peta pembangunan kawasan wisata. NH-Aziz sudah memetakan rancang bangun destinasi wisata berkelas dunia seperti Toraja, Selayar, Bulukumba dan Maros. Daerah lainnya, juga akan disokong sebagai penunjang terwujudnya kawasan wisata dunia di 4 kabupaten tersebut.
"Selebihnya, kawasan wisata di daerah bisa mendukung terciptanya wisata internasional di 4 wilayah ini. Misalnya Toraja jadi daerah wisata dunia, tapi daerah-daerah yang bisa mendukung terciptanya wisata internasional itu akan disokong. Toraja sarananya belum memungkinkan. Jangankan orang luar, kita saja di Makassar kalau mau ke Toraja berpikir dua kali," beber NH dalam blusukannya di pasar sentral Kabupaten Pangkep, Sabtu (31/3).
NH membeberkan, sarana yang dimaksud belum mendukung Toraja tersebut berupa akses jalanan yang masih berlubang sehingga waktu tempuh dari Makassar yang seharusnya hanya memakan 6 jam akhirnya menjadi 8 jam. Selain itu, NH menilai perlunya membangun akses udara dengan mendirikan bandara internasional.
"Makanya Palopo nanti dibuatkan bandara sehingga menjadi daerah penunjang. Kalau lewat darat, maka Pangkep juga didorong. Mampir sejenak di Barru, istirahat di Parepare. Nanti daerah yang dilalui kalau ada vendor wisata maka akan dihidupkan," tambahnya.
Menurutnya, selain perbaikan infrastruktur yang akan menghadirkan wisata kelas dunia, program tersebut juga akan menciptakan lapangan kerja yang luas di daerah-daerah dengan mengoptimalkan segala sumber daya yang kaya di Sulsel.
"Mohon maaf ini bukan janji politik dan kampanye. Kalau janji mutaroe yang penting utang saja. Kalau ini tidak, karena ini janji program. Sudah saya tulis dan tandatangani kemudian saya stor ke KPU. Nanti ada pertanggungjawaban. Ini akan dilaksanakan selama 5 tahun ke depan artinya ini sebuah kewajiban," tegas mantan ketua PSSI tersebut.
Di mata NH, Sulsel merupakan surga tersembunyi dengan beragam lokasi wisata. Bulukumba dan Selayar dengan wisata baharinya dan Toraja dengan wisata budaya dan religinya. Potensi tersebut diyakini siap menggeser kiblat pariwisata di Indonesia yang saat ini hanya bertumpu di Bali.
"Sudah saatnya ada bandara representatif. Hal ini pasti akan menarik minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara," tutupnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya