Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini identitas maling yang curi motor di rumah anggota Kopaska

Ini identitas maling yang curi motor di rumah anggota Kopaska Ilustrasi penemuan mayat. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Identitas dua maling yang melakukan motor di rumah anggota Kopaska TNI Angkatan Laut, Mayor Tunggul di di Jalan Simorejo Gang 35 nomor 102A, Kecamatan Sukomanunggul, terungkap. Kedua pencuri tersebut sudah tewas.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga, dua pelaku yang tewas kena tembakan Mayor Tunggul, mempunyai daftar panjang dalam kasus pencurian, baik itu roda empat. Terlebih pencurian roda empat jenis Mitsubishi L300, kemudian baru motor.

"Pelaku yang tewas di lokasi itu diketahui bernama Abdul Aziz alias Aziz Sabrang. Untuk pelaku kedua yang tewas sudah dibawa dan dimakamkan di Madura diketahui bernama Nadi Binto," terang AKBP Shinto Silitonga, Rabu (5/7).

Dalam catatan kepolisian, Abdul Aziz merupakan pria berusia 28 tahun, warga Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kemudian untuk satunya, pelaku bernama Nadi Binto berusia 26 tahun, warga Parseh Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Dari catatan kepolisian itu, kata Shinto, kedua pelaku yang tewas kena tembakan dari timah panas milik seorang anggota Kopaska sudah melakukan aksi kejahatan di Kota Surabaya sebanyak 50 kali atau di tempat kejadian perkara.

Baik itu roda dua maupun empat. "Berdasarkan data laporan yang masuk itu sudah melakukan 88 kali aksi pencurian motor dan mobil jenis L300," ucapnya.

Perlu diketahui, peristiwa anggota Kopaska TNI Angkatan Laut Mayor Tunggul memberikan tembakan terhadap para pelaku pencurian. Karena, Rabu (5/7) dinihari tadi, rumah Mayor Tunggul disantroni tiga pelaku pencurian motor.

Satu pelaku masuk mencuri motor, namun Mayor Tunggul memergokinya. Kemudian dia naik ke lantai dua mengambil senpi jenis FN miliknya. Saat itu juga Mayor Tunggul meneriaki maling memberikan tembakan sebanyak tiga kali. Namun pelaku mengeluarkan senjata tajam.

Baru tembakan keempat, mengenai satu pelaku dan dihajar oleh warga hingga tewas di lokasi. Kemudian, tembakan kelima, mengenai satu pelaku lagi dan polisi menemukan motornya di Jalan Krembangan.

Tapi pelakunya sudah tidak ada di lokasi dekat motor yang banyak darah. Karena sudah melarikan diri dan dibawa oleh pelaku lain yang selamat untuk dimakamkan di Madura.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP