Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cerita pemilik kerbau yang terkena ledakan diduga bom di Bantul

Ini cerita pemilik kerbau yang terkena ledakan diduga bom di Bantul Bardi Bartoatmojo. ©2016 merdeka.com/cahyo purnomo edi

Merdeka.com - Pemilik kerbau yang menginjak benda diduga bom rakitan, Bardi Bartoatmojo mengaku sempat shock dan kaget saat mendengar suara ledakan. Pasalnya, Bardi hanya berdiri 25 meter dari lokasi kerbau yang terkena ledakan.

Bardi menyeritakan, bahwa awalnya dia ingin memandikan tiga ekor kerbau peliharaannya di sungai. Kebetulan hari itu dia tidak melewati jalur yang biasanya dia lewati.

"Baru sekali itu saya lewat situ. Biasanya tidak pernah lewat situ. Tapi tadi jalan ramai kendaraan bermotor. Saya takut ketabrak terus coba lewat pematang sawah," jelas Bardi saat ditemui Merdeka.com di rumahnya, Selasa (1/11).

Ketika melewati pematang sawah itu, Bardi berjalan di depan sambil menuntun kerbaunya yang besar. Bardi berjalan lebih dulu dibandingkan dua kerbaunya yang masih di belakangnya. Tiba-tiba ketika akan turun ke sungai terdengar suara ledakan dan nampak kepulan asap.

"Saya sempat nengok ke belakang setelah ledakan. Kerbau yang di belakang saya persis langsung lari ke arah saya. Saya tangkap. Tadinya saya meringkuk kaget ada ledakan. Sedangkan kerbau terakhir hanya berdiri diam saja dan ada kepulan asap di sekitarnya," jelas Bardi.

Setelah memberanikan diri, Bardi kemudian mendatangi kerbaunya yang hanya diam dan berdiri. Lalu diceklah kondisi kerbau tersebut. Perut dan kaki belakang kerbaunya ketika itu sudah penuh dengan paku. Darah juga menetes dari bekas luka paku itu.

"Langsung saya cabuti paku yang ada di kaki dan perut kerbau saya. Saya buang ke sungai. Tapi sebagian yang masuk terlalu dalam tidak berani saya ambil. Terus kerbau saya bawa ke kandang," terang Bardi.

Bardi mengaku bersyukur dirinya tidak terkena ledakan dan paku dari ledakan yang diduga kuat bom rakitan. Bardi menganggap jaraknya yang hanya sekitar 25 meter di depan kerbau itu jarak yang tidak terlalu jauh.

"Untung tidak ada paku yang kena saya. Saya bersyukur. Saya sempat gemetaran saat bom meledak. Untuk saya ga kenapa-kenapa," jelas pria yang juga menjadi Ketua RT 3 di Dusun Sawahan.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan cukup keras terjadi di daerah Sawahan, Sumber Agung, Bantul. Ledakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Sampai saat ini polisi masih terus menyelidiki ledakan yang diduga kuat bom rakitan. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP