Indonesia Soroti Pentingnya Pendekatan One Health di Konferensi WOAH ke-34, Mengapa Kesehatan Hewan Penting untuk Manusia?

Indonesia menegaskan komitmennya terhadap Pendekatan One Health di Konferensi WOAH Asia-Pasifik ke-34, menyoroti keterkaitan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan demi masa depan berkelanjutan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Indonesia Soroti Pentingnya Pendekatan One Health di Konferensi WOAH ke-34, Mengapa Kesehatan Hewan Penting untuk Manusia?
Indonesia tegaskan komitmen pada Pendekatan One Health di Konferensi WOAH ke-34, menyoroti keterkaitan erat kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Mengapa ini krusial? (Merdeka.com)

Indonesia kembali menegaskan komitmen kuatnya terhadap Pendekatan One Health dalam ajang Konferensi Regional Asia-Pasifik Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) ke-34. Acara penting ini berlangsung di Jakarta pada Senin, 22 September, menjadi platform strategis bagi negara-negara di kawasan.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono secara langsung menyatakan partisipasi Indonesia mencerminkan dedikasi bersama. Hal ini bertujuan untuk memajukan kesehatan hewan, layanan veteriner, serta implementasi Pendekatan One Health di seluruh wilayah Asia-Pasifik.

Pendekatan One Health sendiri merupakan upaya kolaboratif yang mengakui keterkaitan erat antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Tujuannya adalah mencapai hasil yang berkelanjutan bagi semua makhluk hidup dan ekosistem di bumi ini.

Tantangan Global dan Keterkaitan Kesehatan

Sudaryono menyoroti bahwa konferensi ini berlangsung di tengah berbagai tantangan global yang kompleks dan mendesak. Tantangan tersebut meliputi penyakit hewan lintas batas, zoonosis, serta ancaman resistensi antimikroba yang terus meningkat.

Beliau menekankan bahwa tantangan-tantangan ini menjadi pengingat yang kuat akan interkoneksi yang tak terpisahkan antara kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. "Tantangan ini mengingatkan kita bahwa kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan saling berhubungan," ujarnya.

Penyebaran penyakit yang cepat dapat mengganggu mata pencarian, ketahanan pangan, dan perdagangan internasional. Oleh karena itu, pemahaman akan Pendekatan One Health menjadi semakin krusial dalam menghadapi krisis kesehatan global.

Pentingnya Deteksi Dini dan Respon Cepat

Sebagai contoh nyata, Sudaryono mengutip wabah penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), rabies, flu burung, dan demam babi Afrika. Kasus-kasus ini menunjukkan betapa cepatnya penyakit dapat menyebar dan menimbulkan dampak luas.

Peristiwa-peristiwa ini secara jelas menyoroti urgensi deteksi dini, respons cepat, dan penguatan layanan veteriner. "Peristiwa ini menyoroti pentingnya deteksi dini, respons cepat, dan layanan veteriner yang kuat," tegasnya.

Penerapan Pendekatan One Health memungkinkan koordinasi yang lebih baik antar sektor. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan memitigasi dampaknya secara efektif.

Kolaborasi Internasional untuk Keamanan Pangan

Sudaryono menyatakan harapannya agar konferensi ini dapat menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan. Mereka diharapkan dapat bertukar praktik terbaik, berbagi inovasi, dan memperkuat kolaborasi untuk membentuk masa depan kesehatan hewan di kawasan Asia-Pasifik.

Beliau juga berharap konferensi ini menghasilkan rekomendasi konkret dan langkah-langkah nyata. Tujuannya adalah untuk mengatasi tantangan kesehatan hewan yang mendesak, terutama yang berkaitan dengan penyakit lintas batas, zoonosis, dan resistensi antimikroba. "Saya berharap konferensi ini menghasilkan rekomendasi konkret dan langkah-langkah nyata untuk mengatasi tantangan kesehatan hewan mendesak di Asia dan Pasifik," tambahnya.

Direktur Jenderal WOAH, Emmanuelle Soubeyran, turut menyetujui bahwa kesehatan hewan adalah inti dari ketahanan pangan nasional dan regional. "Peningkatan kesehatan hewan terkait dengan ketahanan pangan yang lebih kuat," kata Soubeyran, menekankan pentingnya protein hewani yang memadai.

Kesehatan hewan yang optimal merupakan fondasi penting bagi ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, fokus pada Pendekatan One Health adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan global.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi