ICW Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Pegawai KPK

Selasa, 5 Februari 2019 18:44 Reporter : Sania Mashabi
ICW Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Pegawai KPK Gedung KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianiaya di Hotel Borobudur karena memfoto aktivitas Gubernur Papua. Polisi diminta menyelidiki kasus itu sampai tuntas.

"Kita berharap juga Ke polisian dapat mengungkap memberikan dukungan termasuk upaya pemberantasan korupsi karena kita berharap ada sinergi lembaga lain dengan KPK memberantas korupsi," kata Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi Indonesia Corruption Watch, Tama S Langkun, di Kantor LBH Jakarta, Selasa (5/2).

Tama mencontohkan penanganan kasus terhadap pegawai KPK yang mangkrak di tangan polisi. Mulai dari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sampai pelemparan molotov ke rumah pimpinan KPK.

"Kalau bicara soal teror dan ancaman ketika pelakunya dibiarkan begitu saja tidak ada penuntasan, maka itu akan dianggap sesuatu yang biasa-biasa saja dan kemungkinan akan ada skala yang sangat besar itu sangat besar," ungkapnya.

Dia menilai penyerangan seperti itu bagian dari upaya untuk menjegal kerja-kerja KPK. Pemerintahan diharapkan terus memperkuat KPK.

"Yang pertama harus dipedulikan itu posisi KPK sendiri, kita berharap penguatan KPK menjadi prioritas, karena beberapa capres dalam beberapa perdebatan berbicara soal penguatan KPK," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK melaporkan penganiayaan terhadap dua pegawainya yang sedang bertugas ke Polda Metro Jaya, hari ini. Peristiwa itu terjadi Kejadian di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/2) malam.

"Saat itu pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap indivasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Minggu (3/2). [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini